Tajuk Rencana

Mempertahankan Wilayah NKRI

7 Januari 2020 - 10.04 WIB

Kapal perang Cina mendekati wilayah perairan Natuna, pihak Cina mengklaim perairan wilayah Cina. Cina sebagai negara besar, dengan kekuatan militer yang besar tentunya, menjadi ancaman bagi Indonesia.

Klaim sepihak Cina terhadap wilayah perairan Natuna, sebelumnya Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi sudah melayangkan protes kepada pemerintah Cina terkait pelanggaran terhadap Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, termasuk kegiatan illegal fishing dan pelanggaran kedaulatan oleh coast guard di perairan Natuna. 

Laut sebagai wilayah yang potensial, bukan hanya kekayaan perikanannya, tetapi juga sebagai sarana transportasi antar-pulau. Jika wilayah perairan Natuna dikuasi Cina tentunya akan merugikan Indonesia.

Bukan hanya kekayaan alam bentuk perikanan, tetapi wilayah laut banyak mengandung gas dan minyak bumi. Mungkin kita tidak tahu jika wilayah perairan Natuna mengandung gas dan minyak bumi atau lebih dari itu. Selain kekayaan alam, wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus dipertahankan. Ini terkait wilayah negara yang sudah diatur dalam ZEE, sehingga semua negara harus mengakui wilayah tersebut. 

Pemerintah Indonesia harus tegas dalam menyikapi sikap agresif Cina. Yakni dengan melayangkan surat resmi, dan juga menyiapkan kapal angkatan perang, agar pihak Cina menyadari apa yang dilakukan itu salah.

Pengusiran kapal Cina sudah berulang kali dilakukan pemerintah, termasuk juga kapal nelayan Vietnam, hal ini agar mereka menyadari bahwa apa yang mereka lakukan salah. 

Jika pemerintah tidak tegas, mereka akan leluasa melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan NKRI. Bisa dikatakan ini test case, jika pemerintah Indonesia tidak tegas dan melawan, mereka akan menganggapnya wilayah perairan itu milik mereka.

Di sinilah perlunya sikap tegas pemerintah. Jangan ragu, rakyat akan mendukung pemerintah yang menjaga kedaulatan wilayahnya. Sebenarnya sikap agresif Cina bukan hanya terhadap Indonesia, tetapi di wilayah perbatasan lainnya.***



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU





EPAPER RIAU POS  2020-09-18.jpg