Home >>


Tantangan Ekonomi Indonesia

8 Januari 2020 - 10.16 WIB

Tantangan ekonomi global dan lokal pada 2020 diyakini masih berat. Dampak ekonomi global diwarnai semakin meluasnya perang dagang antara Amerika Serikat dengan Cina dan sejumlah negara lainnya, menjadi salah satu pemicunya. 

Dalam kondisi ini Indonesia perlu  memperkuat ketahanan dan pertumbuhan ekonomi, menuju negara maju berpendapatan tinggi pada tahun 2045. Tentu daerah yang memiliki potensi sekaligus tantangan, harus bisa kreatif dalam kondisi sulit. Perang dagang Amerika Serikat dan Cina memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya. Pertumbuhan ekonomi dunia menurun drastis pada tahun 2019 dan kemungkinan belum pulih pada 2020. Bahkan, World Trade Volume cenderung menurun dan harga komoditas masih rendah, meningkatkan risiko resesi di beberapa negara. Digitalisasi ekonomi dan keuangan juga meningkat pesat. 

Teknologi digital juga mengubah perilaku manusia, baik sebagai konsumen maupun tenaga kerja. Perubahan perilaku dalam era digital seperti ini, jelas menuntut perubahan model bisnis dan upgrading skill tenaga kerja. Pemuda hebat terutama bidang IT mesti dijembatani dan difasilitasi untuk pengembangan kemampuan mereka. Selama ini terbukti bahwa anak-anak Indonesia bisa berkompetisi dan berprestasi dalam bidang teknologi. Jika ini bisa disalurkan maka ke depan akan lahir generasi-generasi hebat yang akan menguasai dunia IT.

Potensi sumber daya alam pun masih sangat memungkinkan dikembangkan. Sesuai potensi yang bisa mengembangkan ekonomi. Pariwisata, pertanian dan perikanan merupakan tiga potensi yang sangat cocok untuk dikembangkan. Pertanian dan perikanan dua bidang yang menjadi mata pencarian masyarakat. Ini perlu dipertahankan dan dikembangkan, agar mayoritas masyarakat tetap punya keyakinan bahwa sektor pertanian dan perikanan masih menjanjikan.***



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU


Achmad - Idul Fitri

UIR PMB Berbasis Rapor

Pelita Indonesia

EPAPER RIAU POS  2020-06-02.jpg