Tajuk Rencana

Tidak Perlu Panik

4 Maret 2020 - 09.30 WIB

Apa yang kita dikhawatirkan terjadi juga. Covid-19 yang sedang menjadi perhatian seluruh penduduk dunia kini telah masuk ke Indonesia. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah mengumumkan adanya warga Indonesia yang terinfeksi virus yang belum memiliki obat penawar tersebut.

Bahkan di Riau sendiri juga sudah beredar dugaan warga yang terserang. Satu di Pekanbaru dan satu lagi di Dumai. Kita berharap dugaan pada dua warga Riau ini tidak lah benar. Semoga yang terjadi hanya demam biasa yang bisa segera sembuh setelah mendapatkan perawatan.

Masuknya Covid-19 ke Tanah Air adalah kenyataan. Tapi kita tidak boleh ketakutan berlebihan. Apalagi sampai panik. Sebab akan semakin mempersulit keadaan. Bukan berarti kita menganggap remeh pada virus yang telah menyebabkan banyak nyawa melayang ini. Kita tetap harus waspada. Tapi sekali lagi, tidak perlu panik. Sebab pada dasarnya Covid-19 adalah salah satu jenis virus influenza. Asalkan imunitas tubuh terjaga dengan baik, maka potensinya juga kecil untuk tertular virus ini.

Presiden Joko Widodo sudah menekankan agar masyarakat menerapkan pola hidup bersih. Karena upaya pencegahan semua jenis penyakit selalu dimulai dari hidup bersih dan sehat. Menghindari kontak yang tidak perlu. Dan tentu saja, menjaga agar kondisi tubuh tetap fit agar imunitas terjaga. Orang yang berpeluang terserang adalah mereka yang imunitas tubuhnya rendah.

Pemerintah memang telah melakukan banyak langkah untuk mencegah virus corona masuk ke Indonesia. Pintu masuk ke Indonesia, seperti bandara dan pelabuhan dijaga ketat. Setiap individu yang keluar dan masuk lewat bandara dan pelabuhan dicek kondisi tubuhnya. Ini untuk memastikan orang yang masuk ke Indonesia sehat walafiat. Ini pekerjaan yang tidak gampang. Sebab Covid-19 hanya bisa dideteksi bila pasien mengalami gejala. Perlu juga diingat, bahwa idak semua yang pernah kontak dengan pasien harus di-swab. Tidak semua orang yang kontak menjadi sakit atau positif corona. Itu yang harus disadari dulu.

Kita jangan panik dengan adanya kasus positif Covid-19 ini. Bila panik, ujungnya bisa stress. Kondisi tersebut malah berbahaya. Karena justru bisa menurunkan imunitas tubuh. Lebih baik kita slogan jaga imunitas, naikkan imunitas.

Penularan Covid-19 akan terjadi karena close contact antara pasien dengan orang lain. Close contact pun belum tentu terinfeksi. Apalagi yang jauh. Tidak ada penularan massal lewat udara, apalagi lewat makanan. Penularan terjadi secara personal, tidak bisa secara massal.

Mari kita antisipasi penularan virus baru ini. Selain tidak melakukan kontak, hal yang paling penting ialah menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan gaya hidup sehat.

Pada dasarnya untuk penyakit yang disebabkan oleh virus dapat dilawan dengan daya tahan tubuh atau imunitas yang baik. Makan makanan yang bergizi, buah dan sayur, konsumsi air putih, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan olahraga.***


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU



Sharp Pekanbaru PSBB

Fekon Unand

UIR PMB Berbasis Rapor

Pelita Indonesia

EPAPER RIAU POS  2020-07-04.jpg