Tajuk Rencana

Bersihkan Diri dan Pikiran

24 Maret 2020 - 10.29 WIB

ANCAMAN virus Covid-19 atau corona semakin mendekat. Jika dulu hanya kita dengar adanya di Kota Wuhan, Cina, kini sudah masuk ke wilayah kota tempat kita bermukim. Bahkan masjid tempat kita beribadah pun harus dibersihkan agar aman dari ancaman virus corona, dan kampus tempat anak kita kuliah pun ditutup untuk sementara.

Kita tidak tahu siapa yang terinfeksi virus corona, jangan-jangan tetangga kita, keluarga kita sudah terjangkit, untuk mengantisipasinya kita dianjurkan sering cuci tangan.

Ketika baru pulang dari kedai, kita tidak tahu jika benda yang kita pegang selama di kedai sudah terinfeksi corona atau tidak, maka kita dianjurkan menucui tangan. Begitu juga ketika baru pulang dari masjid, kita tidak tahu benda yang kita pegang selama di masjid terkena virus corona atau tidak, makanya kita dianjurkan cuci tangan atau berwudu.

Dalam Islam kita dianjurkan tetap menjaga wudu agar bersih fisik dan hati. Ketika kita mengalami bencana ancaman virus corona saat ini, maka terungkap betapa pentingnya menjaga wudu setiap waktu.

Wudu bukan hanya menjaga dari ancaman dari benda kotor yang terlihat, tetapi juga dari benda-benda yang tidak terlihat.

Kita dianjurkan  berwudu dengan air yang mengalir, ternyata perintah sunnah itu saat ini baru terasa, bahwa virus yang tidak terlihat akan terbuang jika kita membersihkan diri dengan air yang mengalir.

Begitulah rahasia syariat Islam yang kadang kita tahu apa saja manfaatnya. Maka di saat wabah virus corona menyerang wilayah kita, maka sebaiknya kita menjaga wudu kita, agar hati kita semakin dekat kepada Allah, juga menjaga diri kita dari ancaman virus corona.
Sebelum merebaknya virus corona, publik, khususnya umat Islam, belum merasakan langsung bagaimana manfaat berwudu. Ini salah satu hikmah bagaimana Allah menjelaskan pentingnya menjalankan sunnah.

Ajaran Islam penuh dengan hikmah, baik dirasakan di dunia maupun di akhirat kelak. Rahasianya kita tidak tahu, namun sejalan perkembangan zaman kadang rahasia itu pun terungkap.

Menghadapi virus corona ini selain dengan menjaga diri dari dengan kebersihan, juga hendaknya mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga bukan hanya fisik kita yang perlu dibersihkan, tetapi pikiran dan hati kita juga harus bersih.

Pikiran dan hati yang bersih akan memberi dampak yang baik kepribadian kita, sehingga kita bisa menangkal bencana yang melanda diri dan negara kita.

Hati yang bersih akan membentuk pikiran yang bersih dan juga prilaku yang baik pula. Kurangi keluh kesah, perbanyak ibadah dan membantu sesama.

Musibah wabah virus corona ini memberi peluang kepada diri kita agar mau membantu (sedekah) orang lain, baik sedekah dalam bentuk dana maupun pikiran dan doa.

Jangan pula malah sebaliknya, membuat orang lain semakin menderita. Di saat bencana, kita menimbun barang, sehingga orang lain yang memerlukan menjadi merana, hanya karena kepentingan diri sendiri. Bencana ini adalah peluang kita untuk beribadah.***





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU



Sharp Pekanbaru PSBB

Fekon Unand

UIR PMB Berbasis Rapor

Pelita Indonesia

EPAPER RIAU POS  2020-07-04.jpg