Cari Opini


Home >> Opini >> Dr Gatot Wijayanto SE MSi (Dosen Jurusan Manajemen FEB Unri)

Opini
Dr Gatot Wijayanto SE MSi (Dosen Jurusan Manajemen FEB Unri)

Digital Marketing di Era Digitalisasi Bisnis

2022-03-21 11:11:10 WIB

Digital Marketing di Era Digitalisasi Bisnis

Di era perkembangan teknologi saat ini, praktik pemasaran telah bergeser dari cara tradisional ke pemasaran digital. Pemasaran digital adalah alat yang dapat kita gunakan untuk mengembangkan bisnis di seluruh dunia. Pemasaran digital juga memungkinkan pembeli untuk membandingkan produk mereka dengan produk lain dan memberikan layanan 24 jam. Pelanggan bahkan dapat mengembalikan produk yang dikirim jika merasa tidak puas. Pelanggan selalu menggunakan platform digital lebih pintar dari pada pergi ke toko fisik. Gerakan pemasaran digital sangat dominan.

Alat pemasaran digital seperti optimisasi mesin pencari, pemasaran mesin pencari, pemasaran konten, pemasaran kampanye, pengoptimalan media sosial,  surat langsung, dan iklan bergambar menjadi alat yang semakin populer.

Seiring dengan meningkatnya penggunaan media digital oleh konsumen dan bisnis, pemasaran digital digunakan untuk menjangkau segmen pasar prioritas. Pemasaran digital adalah suatu bentu saluran komunikasi elektronik yang digunakan oleh pemasar untuk mempromosikan atas produk dan layanannya ke pasar sasaran. Sedangkan tujuan akhir dari pemasaran digital ini adalah untuk dapat melibatkan konsumen maupun pelanggan dan memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan produk melalui media digital. Adapun pemasaran digital selalu disebut sebagai "pemasaran online" atau "pemasaran internet".

Saat ini, istilah pemasaran digital digunakan secara verbal dalam konteks media periklanan digital, yang juga dikaitkan dengan teknologi digital, telepon seluler, dan iklan bergambar. Metode pemasaran digital yang berkembang telah mengubah cara merek dan bisnis menggunakan teknologi dan pemasaran digital untuk pemasaran. Bisnis semakin tertarik untuk menggunakan konten buatan pengguna sebagai alat pemasaran digital yang berharga. Perusahaan secara aktif berusaha membujuk konsumen untuk mempromosikan produknya. Menyediakan platform bagi konsumen untuk mengekspresikan pendapat mereka telah menjadi bisnis lain. Sebagai jasa imbalan atas konten yang dibuat oleh konsumen, beberapa organisasi membayar tunai, mendapatkan poin, dan menawarkan suatu bentuk pengakuan yang berbeda. Pelanggan selalu menggunakan Internet untuk interaksi sosial,  pekerjaan, dan berbelanja.. Ada banyak penelitian tentang pemasaran online, tetapi sedikit  yang memperhatikan apa yang memengaruhi variasi dan kinerja rencana pemasaran digital  yang disukai pelanggan. Pelanggan merupakan faktor penting dalam perkembangan e-commerce di era digital saat ini. Mempertimbangkan preferensi pelanggan, perusahaan dapat meningkatkan efektivitas pemasaran digital untuk segmen pasar ini. Perusahaan tidak boleh menggunakan iklan online yang dianggap merusak dan merusak sehingga mematikan pelanggan. Perusahaan dapat mempengaruhi pelanggan mereka dengan mengidentifikasi strategi pemasaran digital mana yang menarik dan  membuat mereka mengulangi bisnis mereka dengan cepat.

Tentunya kepuasan pelanggan harus menjadi prioritas utama untuk mendapatkan review positif. Pemasar dapat menggunakan konten buatan konsumen untuk mempromosikan merek dan perusahaan mereka. Hal ini menggambarkan bahwa meningkatnya penggunaan media sosial  dapat menciptakan peluang baru bagi pemasar digital untuk menjangkau pelanggan melalui platform digital. Mengenali motif konsumen sangat penting untuk lebih memahami mengapa pengguna termotivasi untuk membuat konten untuk merek atau bisnisnya. Pemasaran digital tidak mahal dan memiliki dampak komersial yang besar pada bisnis yang diciptakannya. Selain itu, situs media sosial yang digunakan oleh target pasar perusahaan terbukti menjadi faktor kunci keberhasilan pemasaran online untuk berbagai bisnis lain.***