Cari Opini


Home >> Opini >> Erni Herani Repol SPd MM

Opini
Erni Herani Repol SPd MM

Profil Pelajar Pancasila, Generasi Berkarakter

Jumat, 21 Oktober 2022 WIB

Profil Pelajar Pancasila, Generasi Berkarakter

Pandemi Covid-19 yang meneror masyarakat dunia termasuk Indonesia selama 2 Tahun lalu menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan ekonomi dunia dan Negara kita. Bidang pendidikan adalah hal utama yang berdampak buruk bagi Negara kita. Semua sekolah dari jenjang dasar sampai perguruan tinggi harus ditutup, sehingga anak-anak harus belajar secara online. Hal ini menyebabkan kesulitan para peserta didik mencapai kompetensi belajar yang mempuni seperti yang diharapkan.

Menyikapi hal diatas, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) mengeluarkan kebijakan dalam pengembangan Kurikulum Merdeka yang diberikan kepada satuan pendidikan sebagai opsi tambahan dalam rangka melakukan pemulihan pembelajaran selama periode 2022-2024. 

Ditambah dengan Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 Tentang penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan  Pembelajaran dengan Mengusung Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka diaplikasikan pada program sekolah penggerak melalui proses transformasi satuan pendidikan agar dapat meningkatkan capaian hasil belajar peserta didik secara holistic.

Terciptanya program sekolah Penggerak ini akan memfasilitasi  sekolah dalam menciptakan  profil pelajar pancasila “Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku baik sesuai nilai-nilai Pancasila”. 


Profil pelajar pancasila nantinya menghasilkan profil lulusan yang berkarakter dan memiliki kompetensi dalam keseharian  yang terpatri dalam diri setiap pelajar melalui budaya satuan pendidikan, pembelajaran intrakurikuler, proyek penguatan profil pancasila, dan ekstrakurikuler yang diharapkan akan diraih untuk menguatkan nilai nilai luhur pancasila dengan memperhatikan factor internal dan faktor eksternal. 

Profil pelajar pancasila memiliki enam ciri utama, yaitu: 1. Beriman, bertaqwa kepada tuhan yang maha esa dan berakhlak mulia, 2. Berkebinekaan global, 3, mandiri, 4. Bergotong royong, 5. Bernalar kritis, yang terakhir 6. Kreatif yang harus dipandang dalam satu kesatuan yang utuh (website: kemdikbud).

Berdasarkan penjabaran diatas masyarakat tidak perlu resah atas perubahan kurikulum yang dicanangkan oleh menteri pendidikan Nasional Nadiem Makarim, pemerintah akan meningkatkan kualitas pendidikan baik dilingkungan sekolah pemerintah daerah maupun pusat. Agar semua program yang dicanangkan berhasil, maka dilaksanakan berbagai pelatihan dalam pengembangan Kurikulum Merdeka sehingga akan menghasilkan profil pelajar pancasila yang diharapkan.

Sebagai guru saya sangat mendukung kurikulum baru yang  diluncurkan oleh Mas Menteri, harapannya dalam dua tahun kedepan akan lahir generasi muda pelajar Indonesia yang berakhlak baik, berbudi pekerti luhur sesuai dengan cita cita Bapak Pendidikan Nasional  Indonesia Ki Hajar Dewantara. 

Mari bersama kita semua elemen bangsa yang terdiri dari pemerintah, pendidik, pelajar dan masyarakat mewujudkan Indonesia maju menjadi Negara berdaulat, mandiri dan berkepribadian dengan menciptakan profil pelajar pancasila.

Pancasila sebagai Ideologi Negara harus dipegang teguh oleh semua bangsa Indonesia yang akan menjadi identitas untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila. Agar symbol peradapan Negara kita ''Semboyan Bhineka Tunggal Ika'' tampil dan diperhitungkan di dunia internasional.

Penulis adalah Mahasiwa S3 Ilmu Pendidikan Universitas Riau dan juga Plt Kepala Sekolah SMAN 2 Kampar