VOTING MELALUI CONFERENCE CALL

NBA 2020 Kembali Digulirkan Lagi 31 Juli

Advertorial | Sabtu, 06 Juni 2020 - 23:42 WIB

NBA 2020 Kembali Digulirkan Lagi 31 Juli
Bintang-bintang LA Lakers saat bermain melawan Memphis Grizzlies di FedEx Forum, Memphis (29/2). (JEFF HAYNES/AFP)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- NBA musim 2019–2020 benar-benar berlanjut seperti proposal yang disodorkan liga. Tim-tim meratifikasi tawaran main untuk 22 tim di Disney World Resort, Orlando, Florida, tersebut.

Voting melalui conference call yang diadakan Kamis waktu setempat berakhir dengan 29-1. Alias, semua owner tim menyetujui, kecuali satu. Yakni, Portland Trail Blazers.

Belum jelas apa yang membuat Blazers tidak setuju. Menurut Adrian Wojnarowski dari ESPN, tim tersebut menginginkan format kompetisi yang lebih inovatif.

Sebelum liga berhenti, Blazers punya kans menembus playoff dengan lebih mudah. Tapi, dengan format liga yang sekarang, mereka harus bermain delapan kali lagi hanya untuk memperebutkan seed kedelapan.

Well, apa pun keluhan Blazers, palu sudah diketuk. Tim-tim bakal bertolak ke Orlando pada 7 Juli. Mereka berlatih di sana sebelum musim kembali dibuka pada 31 Juli waktu setempat atau 1 Agustus WIB.

Dengan seluruh agenda play-in dan playoff, game terakhir The Finals (jika sampai tujuh pertandingan) akan digeber pada 13 Oktober.

"Persetujuan dewan gubernur dan tim adalah langkah yang sangat dibutuhkan untuk memulai lagi musim ini," kata Komisioner NBA Adam Silver dikutip Associated Press.

"Kami bertekad menyelesaikan musim ini dalam kondisi yang aman dan bertanggung jawab. Protokol kesehatan superketat akan diterapkan. Saat ini aturannya masih digodok oleh para ahli kesehatan dan pejabat terkait," papar dia.

Dia menambahkan, tantangan melanjutkan kompetisi makin terjal karena AS saat ini juga tengah dihantam isu rasialisme. Dia berharap NBA turut membantu meredam badai itu.

"Kami terus bekerja sama dengan tim maupun pemain untuk menggunakan pengaruh kolektif mereka guna mengatasi masalah ini dengan cara lebih nyata," kata Silver.

Banyak detail yang belum dibahas terkait kelanjutan liga. Termasuk efek finansialnya. Karena tim yang berpartisipasi lebih sedikit, game yang ada juga berkurang. Dari rata-rata 82 game menjadi tinggal 71 sampai 75. Buat delapan tim yang tidak berpartisipasi, mereka tidak bisa melanjutkan pertandingan. Pasti ada implikasi terhadap kontrak dengan televisi.

Detail lain terkait teknis pertandingan juga masih harus diselesaikan. Termasuk protokol kesehatan yang disebut Silver. Yang jelas, musim bakal berlanjut tanpa kehadiran fans. Meski masih serbatidak jelas, tim-tim menyambut gembira kembali bergulirnya kompetisi.

Salah satunya Dallas Mavericks. "Sejauh ini NBA telah mengambil langkah tepat. Bekerja tanpa lelah demi menyediakan lingkungan aman bagi tim dan staf kami," tulis Mavericks dalam rilis resmi.

Tentunya, delapan tim yang tidak bisa mengikuti lanjutan kompetisi cukup sedih. Yakni, Atlanta Hawks, Cleveland Cavaliers, New York Knicks, dan Golden State Warriors. Juga Minnesota Timberwolves, Detroit Pistons, Chicago Bulls, serta Charlotte Hornets. Namun, mereka bisa menerima keputusan.

"Kecewa musim kami berakhir, tapi kami harus move on. Ini adalah keputusan seluruh tim," kata Presiden Timberwolves Gersson Rosas.

Warriors, di sisi lain, bakal memanfaatkan jeda musim sampai Desember untuk menyiapkan tim agar lebih solid musim depan. "Sekarang kami bisa fokus menatap 2020-2021," kata General Manager Warriors Bob Myers.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 




youtube riaupos


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU



Sharp Pekanbaru PSBB

Fekon Unand

UIR PMB Berbasis Rapor

Pelita Indonesia

EPAPER RIAU POS  2020-07-04.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com