Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ganti Aki Mobil Tidak Perlu Ke bengkel, Seperti Ini Cara Menggantinya Sendiri

Redaksi • Kamis, 3 Maret 2016 | 11:21 WIB
Sewaktu melakukan rutinitas di pagi hari baik itu berangkat kerja, mengantar anak pergi ke sekolah ataupun lainnya dan mencoba menghidupkan mesin kendaraan ternyata ketika di starter tidak mau menyala. Tentunya sangat menjengkelkan, bukan? Terlebih jika dalam kondisi darurat. Biasanya permasalahan tersebut dikarenakan kondisi aki yang mulai bermasalah.

Aki yang bermasalah akan memberikan rasa tidak nyaman ketika berkendara. Aki yang bermasalah akan menimbulkan sejumlah masalah seperti AC menjadi kurang atau tidak sejuk, performa mobil menurun, mesin menjadi tidak stabil, hingga mengakibatkan mesin tidak bisa dihidupkan. Seluruh permasalahan kelistrikan tersebut hanya bisa diatasi dengan cara mengganti aki lama dengan aki baru.

Mengganti aki kerapkali dianggap sepele oleh sebagian pemilik. Sekilas, mengganti aki hanya melepas kabel terminal positif dan negatif, kemudian lepas aki lama, dan terakhir pasang aki baru. Namun kenyataannya ada sejumlah prosedur yang harus dilakukan dalam melepas dan mengganti aki mobil. Kesalahan dalam memasang aki tidak hanya merusak sistem kelistrikan saja, namun juga bisa merusak sistem Electronic Control Unit (ECU) mobil.

Lantas bagaimana melepas dan memasang aki yang benar? Berikut ulasannya.

1. Pastikan Sistem Kelistrikan Tidak Aktif

Sebelum melepas aki, pastikanlah mesin serta sistem kelistrikan dalam kondisi tidak aktif. Jika aki dilepas namun sistem kelistrikan masih dalam kondisi aktif maka bisa menimbulkan percikan api yang berisiko terjadi kebakaran. Tidak hanya itu saja, sistem ECU pun akan kacau.

2. Cara Melepaskan Aki Mobil
Dalam melepas aki mobil, tidak boleh sembarang lepas. Terdapat prosedur yang harus dilakukan, terminal mana yang harus dilepas terlebih dahulu, negatif atau positif? Supaya lebih aman, lepaskan terlebih dahulu kabel, baut dan klem pada kutub negatif, setelah itu dilanjutkan pada kutub positif. Setelah semuanya terlepas, angkat aki secara tegak lurus supaya cairan yang ada di dalam aki tidak tumpah.

3. Bersihkan Bagian yang Berkarat
Langkah selanjutnya lakukan pemeriksaan pada klem dan kabel aki. Jika terdapat karat bersihkanlah dengan cairan anti karat. Karat dan sejumlah kotoran yang menempel pada ujung kabel dan klem akan menjadi penghalang masuknya arus listrik.

4. Cara Memasang Aki Baru
Cara memasang aki baru kebalikan dengan cara melepas aki lama. Letakkanlah aki secara tegak lurus, kemudian pasanglah kabel positifnya terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan kebel negatif. Ingat, cara memasang aki baru merupakan kebalikan dari cara memasang aki lama. Hal ini bertujuan untuk mencegah munculnya reaksi yang tak diinginkan seperti percikan api.

Pastikanlah seluruh klem dan kabel sudah terkunci sempurna. Kemudian coba hidupkan mesin kendaraan. Jika berjalan baik, maka proses penggantian aki berhasil dilakukan.

Hal lain yang mesti di pahami dalam mengganti aki baru ialah jenis aki yang akan digunakan. Jenis aki yang dijual dipasaran sangat beragam. Semuanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jangan tergiur hanya karena harga aki mobil yang murah.  

Berikut jenis-jenis aki yang ada di pasaran :

Aki Basah
Aki basah adalah aki yang berisikan cairan asam belerang. Sehingga pada permukaan aki ini terdapat tutup untuk mengisi cairan. Cairan pada aki ini bisa berkurang seiring dengan penggunaan, sehingga diperlukan pengecakan secara rutin. Kelebihan aki basah ialah usia pakainya bertahan lama. Harga aki mobil jenis ini pun relatif murah daripada jenis aki lainnya.
Adapun kelemahan aki basah ini ialah kita mesti rajin memeriksa keadaan cairan. Sementara kita seringkali lupa untuk memeriksanya karena padatnya akitivitas. Jika cairan berkurang dan tidak segera diisi maka sel-sel aki akan rusak.

Aki Hybrid
Aki Hybrid hampir serupa dengan aki basah. Perbedaannya terletak pada bahan sel yang dipakai. Aki hybrid memakai low antimonial pada lempengen grid plus (+) dan calcium pada grid minus (-). Keunggulan aki hybrid ialah tingkat self discharge-nya lebih rendah dibandingkan aki basah.

Aki Kalsium
Aki kalsium memakai Calcium pada lempengan grid plus (+) dan (-). Keunggulan aki kalsium ialah memiliki tingkat self discharge yang lebih kecil, umur penggunaannya pun lebih lama dibantingkan aki basah ataupun hybrid, kinerjanya pun lebih bagus dari dua jenis aki sebelumnya.

Aki Maintenance Free
Sejatinya Aki Maintenance Free merupakan aki hybrid atau aki kalsium. Hanya saja desain aki ini berbeda yang mana bisa menekan penguapan cairan. Karena itulah aki ini disebut dengan aki maintenance free atau bebas perawatan.

Akan tetapi bukan berarti kita bebas untuk tidak melakukan perawatan atau pengecakan apapun. Tetaplah periksa agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Aki Kering
lempengan grid plus (+) dan minus (-) pada aki kering memakai Calsium serta disekat dengan jaring yang berfungsi untuk menyerap cairan elektrolit berupa gel. Ketika aki bekerja, elektrolit akan menguap namun diserap kembali oleh jaring. Sehingga cairan pada aki ini tidak akan berkurang, karena hal itulah disebut aki kering.


Editor : RP Redaksi
#jual beli online #ganti aki #ralali.com