PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Best Planter Indonesia (BPI) bersama BPDP dan Ditjenbun melaksanakan pelatihan kepada para pekebun kelapa sawit di Riau, Rabu (16/7/2025) di Hotel Bono Pekanbaru. Selama periode Juli-Agustus BPI juga melaksanakan pelatihan serupa di Sumatera Selatan dan Sumatera Barat dengan total peserta 526 pekebun.
Direktur Operasional BPI Friyandito SP MM mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh BPDP dan Ditjenbun untuk memberikan pelatihan ini. Di mana salah satu target pelatihan adalah menumbuhkan semangat dan optimisme peserta dalam mengelola kebun sawitnya.
"Dengan narasumber yang seluruhnya praktisi berpengalaman, diharapkan petani mendapat ilmu praktek yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktifitas tanaman, setidaknya mencapai angka 5,5 ton CPO per haktare," katanya.
Oleh karenanya Ardi berharap pelatihan ini mampu meningkatkan produktifitas tanaman sawit rakyat sejajar dengan swasta atau perusahaan.
Ardi menutup sambutannya dengan mengajak seluruh peserta untuk mewujudkan sawit yang berkelanjutan yang bisa diterima oleh semua pihak.
Dr M Apuk Ismane SP MSi mewakili Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Pertanian Kementan menyampaikan via zoom bahwa Badan SDM mendukung program-program Penyuluhan, Pendidikan dan Pelatihan serta mengoptimalkan peran BPI dalam menyiapkan SDM melalui pelatihan ini.
Keberadaan BPI sangat penting dalam rangka meningkatkan keberhasilan program pelatihan SDM khususnya di Provinsi Riau.
Senada dengan Ardi, Ismane menyampaikan fokus pemerintah khususnya Presiden Prabowo adalah mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan dan energi. Kemandirian energi salah satunya adalah peningkatan program B50 menjadi B100.
Baca Juga: AgenBRILink SDM Mart Berdayakan Petani dan Ciptakan Lapangan Kerja di Grobogan
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dr Syahrial Abdi AP MSi dalam sambutannya menyampaikan bahwa BPI adalah salah satu penyelenggara pelatihan SDM sawit yang direkomendasikan oleh dinas-dinas kabupaten dan provinsi.
"Kedaulatan pangan dan energi ada di kelapa sawit, dan 51 persen penduduk Riau terafiliasi dengan sektor sawit, oleh karenanya menjadi wajar jika Riau mendapat pelatihan sawit yang tujuannya antara lain adalah untuk meningkatkan kapasitas pekebun sawit," ujarnya.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis Mohammad Azmir SHut T MSc dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada BPDP yang menjadi sponsor utama pelatihan SDM ini dan berharap agar peserta mendapat narasumber yang berpengalaman dan bisa mendeliver materi-materi kepada seluruh peserta dengan baik.