Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Gebrakan Wako Agung Pimpin Pekanbaru: Dari Parkir, Sampah, Infrastruktur hingga Sosial Kemasyarakatan

M Ali Nurman • Rabu, 3 September 2025 | 21:15 WIB
Wako Pekanbaru Agung Nugroho saat melakukan peninjauan panen jagung di Pekanbaru untuk mendukung ketahanan pangan nasional baru-baru ini
Wako Pekanbaru Agung Nugroho saat melakukan peninjauan panen jagung di Pekanbaru untuk mendukung ketahanan pangan nasional baru-baru ini

PEKANBARU (RIAUPOS CO) – Pertengahan tahun 2025 ini, genap 100 hari sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan Wali Kota (Wako) dan Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Agung Nugroho - Markarius Anwar (AMAn), memperlihatkan langkah nyata dalam memimpin ibukota Provinsi Riau.

Sejumlah gebrakan diluncurkan, mulai dari pembenahan infrastruktur, pengendalian tarif parkir, penanganan banjir, pengelolaan sampah, hingga program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Program 100 hari kerja yang langsung digesa sejak dilantik menjadi bukti keseriusan Wako Agung dalam merealisasikan janji politiknya sekaligus merespons berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan warga.

“Kami ingin setiap kebijakan benar-benar menyentuh masyarakat dan memberi dampak nyata,” tegas Agung.

Penurunan Tarif Parkir: Meringankan Beban Warga

Salah satu gebrakan awal adalah penurunan tarif parkir tepi jalan umum yang berlaku sejak hari pelantikan, 20 Februari 2025.

Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 2 Tahun 2025. Menurut Agung, langkah tersebut diambil agar layanan parkir lebih tertib, terjangkau, dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat.

Infrastruktur Jalan: Menjawab Keluhan Klasik

Keluhan jalan rusak menjadi perhatian serius Pemko Pekanbaru. Berdasarkan data Dinas PUPR, terdapat 2.308 titik jalan berlubang. Hingga kini, 533 titik sudah diperbaiki atau sekitar 23,09 persen.

Agung menegaskan bahwa perbaikan jalan akan terus berlanjut sesuai skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah. “Tujuannya jelas, meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan mobilitas warga,” ujarnya.

Pekanbaru Cinta Alquran: Membangun Generasi Qurani

Di bidang keagamaan, Agung meluncurkan program Pekanbaru Cinta Alquran untuk membentuk generasi yang cinta, paham, dan mengamalkan nilai-nilai Alquran. Program ini menyasar sekolah, tempat kerja, hingga lingkungan masyarakat.

Wako Pekanbaru Agung Nugroho menyalami warga yang rumahnya akan dibangun Rumah Layak Huni
Wako Pekanbaru Agung Nugroho menyalami warga yang rumahnya akan dibangun Rumah Layak Huni

Mobil AMAN dan Mobil Pak AMAN: Inovasi Layanan dan Pangan Murah

Untuk pelayanan administrasi, Pemko menghadirkan Mobil AMAN (Administrasi Mudah, Amanah, Nyaman) yang memberikan layanan keliling dokumen kependudukan, mulai dari perekaman KTP-el hingga akta kelahiran.

Sementara itu, Mobil Pak AMAN (Pangan Keliling Andalan, Murah, Amanah) hadir menjual kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, cabai, hingga sembako lain dengan harga terjangkau.

Program ini merupakan hasil kerja sama dengan Bulog dan Badan Pangan Nasional, sekaligus menjaga stabilitas harga pasar.

Transportasi Gratis untuk Siswa

Untuk dunia pendidikan, Pemko meluncurkan program bus Trans Metro Pekanbaru gratis bagi siswa SD hingga SMA. Siswa cukup menunjukkan kartu pelajar atau mengenakan seragam sekolah. Program ini bertujuan memudahkan akses transportasi aman dan nyaman ke sekolah.

Gerakan Serbu Sampah dan Penegakan Hukum

Masalah persampahan juga disorot. Melalui Gerakan Serbu Sampah, Pemko menggandeng camat, lurah, dan masyarakat membersihkan tumpukan sampah di jalan, TPS, serta sungai. Gerakan ini sejalan dengan program nasional Indonesia Bersih.

Selain itu, Pemko bersama Polresta berhasil mengungkap pengelolaan sampah ilegal dan praktik pungli retribusi. Tujuh tersangka diamankan beserta barang bukti. “Ini untuk memastikan pengelolaan sampah bersih, transparan, dan akuntabel,” kata Agung.

Wako Pekanbaru Agung Nugroho turun meninjau langsung dan memberikan arahan saat ke lokasi jalan amblas di Jalan Lobak, Pekanbaru beberapa waktu lalu
Wako Pekanbaru Agung Nugroho turun meninjau langsung dan memberikan arahan saat ke lokasi jalan amblas di Jalan Lobak, Pekanbaru beberapa waktu lalu

Strategi Penanganan Banjir: Drainase, Sungai, dan Gorong-Gorong

Normalisasi sungai, pembersihan drainase, hingga pembongkaran bangunan liar di atas gorong-gorong menjadi fokus Pemko dalam menekan banjir.

Agung menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar penanganan banjir berjalan efektif dan berkelanjutan.

Revitalisasi Kota dan Lingkungan

Dalam upaya memperindah kota, Pemko menertibkan 83 tiang reklame ilegal, merevitalisasi ornamen kota, mengecat taman, memperbaiki air mancur, hingga memasang lampu taman di berbagai ruang terbuka hijau.

Pemko juga menanam 15.000 pohon dan jagung pipil di lahan 11 hektare, mengoptimalkan lahan tidur menjadi produktif. Program ini mendukung penghijauan sekaligus swasembada pangan lokal.

Festival Budaya dan DMDI: Identitas Melayu-Islam

Festival Kreatif Budaya Melayu digelar untuk menggabungkan seni tradisi, kreativitas, dan kepedulian lingkungan.

Sementara itu, dukungan juga diberikan untuk pelantikan pengurus Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Kota Pekanbaru 2025–2028 yang berperan memperkuat identitas budaya Melayu-Islam.

Program Sosial: Sekolah Rakyat dan Rumah Layak Huni

Agung juga meluncurkan Sekolah Rakyat untuk anak-anak dari keluarga miskin. Sebanyak 55 calon siswa akan mengikuti pembelajaran perdana tahun ajaran 2025/2026.

Program ini diharapkan mampu menekan angka kemiskinan dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Selain itu, menjelang HUT ke-241 Pekanbaru, Pemko mempercepat pembangunan 42 unit Rumah Layak Huni (RLH) baru serta rehabilitasi 12 unit rumah warga.

Wako Pekanbaru Agung Nugroho berbincang dengan pedagang pasar saat melakukan peninjauan harga bahan pokok.
Wako Pekanbaru Agung Nugroho berbincang dengan pedagang pasar saat melakukan peninjauan harga bahan pokok.

Integritas dan Kolaborasi

Pemko juga membentuk Lembaga Pengelola Sampah (LPS) hingga tingkat kelurahan. Semua camat dan lurah menandatangani pakta integritas untuk memastikan pengelolaan sampah dilakukan profesional, transparan, dan akuntabel.

Dengan berbagai langkah ini, Wako Agung Nugroho menunjukkan kepemimpinan yang responsif dalam menyelesaikan persoalan kota, mulai dari masalah klasik infrastruktur dan banjir, hingga isu sosial, budaya, dan lingkungan. "Program kerja 100 hari ini menjadi pijakan awal menuju Pekanbaru yang lebih bersih, modern, dan berdaya saing," tutupnya.

Laporan : M Ali Nurman

Editor : M. Erizal
#wako pekanbaru #janji politik #Wako Agung Nugroho #gebrakan