Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Mudahkan Masyarakat Akses Info dan Bayar Pajak Daerah, Bapenda Pelalawan Cetuskan Inovasi Empat Aplikasi

M Amin Amran • Senin, 22 September 2025 | 18:13 WIB
Bupati Pelalawan H Zukri didampingi Kepala Bapenda Pelalawan, Hj Jahlelawati menyerahkan penghargaan kepada masyarakat taat pajak di kantor Bapenda Pelaawan, baru-baru ini.
Bupati Pelalawan H Zukri didampingi Kepala Bapenda Pelalawan, Hj Jahlelawati menyerahkan penghargaan kepada masyarakat taat pajak di kantor Bapenda Pelaawan, baru-baru ini.

PELALAWAN (RIAUPOS.CO) - Perkembangan teknologi informatika memberikan dampak positif terhadap perubahan pola interaksi dan pola transaksi di masyarakat. Kecendrungan pola ini mendorong dan menuntut perbaikan pelayanan publik yang efektif, mudah, cepat, tepat dan transparan.

Berbagai sektor pelayanan publik pun telah berbenah dan berinovasi dengan berbagai sarana teknologi yang mempermudah bagi pemberi dan penerima layanan.

Dengan perkembangan era digital tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pelalawan mengembangkan inovasi terbaru untuk memudahkan dan mengetahui bagi masyarakat tentang pajak dan inovasi yang dikembangkan melalui aplikasi.

Yakni SIP (Sistem Informasi Pajak), SIDAPA ( Sistem Informasi dasbor pendapatan daerah), SIAP PAKDE (Sistem Informasi Aplikasi Pajak Kelurahan dan Desa) dan Getar Pak Kades ( Gerakan Target Pajak Kelurahan dan Desa) .

Empat aplikasi yang dikembangkan ini sangat terintegrasi, dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan memberi ruang bagi peningkatan pendapatan daerah dengan terobosan inovasi.

Pengembangan Website Bapenda Pelalawan (https://bapenda.pelalawankab.go.id/) ini bertujuan memberikan layanan akses informasi pajak daerah dan sekaligus dapat melakukan pembayaran dengan berbagai pilihan pembayarannya. Dimana pembayaran bisa secara online dan manual.

Petugas Bapenda Pelalawan menyerahkan SPT dan penagihan pajak di Kelurahan Bandar Seikijang Kecamatan Bandar Seikijang Pelalawan, baru-baru ini.
Petugas Bapenda Pelalawan menyerahkan SPT dan penagihan pajak di Kelurahan Bandar Seikijang Kecamatan Bandar Seikijang Pelalawan, baru-baru ini.

Demikian disampaikan Bupati Pelalawan H Zukri melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jahlelawati SE kepada Riaupos.co, Senin (22/9/2025 di ruang kerjanya.

Dikatakannya bahwa, ide dan gagasan yang pihaknya lakukan ini tidak terlepas dari berbagai dinamika yang terus berkembang serta berbagai tantangan, pemikiran dan inovasi dapat terus ditingkatkan dan dilaporkan perkembangannya. Inovasi saat ini tentunya merupakan keberhasilan yang sangat disyukuri dan dibanggakan.

“Dalam upaya membangun pelayanan pajak daerah agar lebih efektif dan efisien, sekaligus guna menjawab tantangan serta mendukung regulasi yang telah ada, mudah-mudahan kehadiran inovasi  ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat atau pelaku usaha. Empat aplikasi yang dicetuskan ini dapat memberikan kemudahan dengan lebih cepat dan cerdas dalam proses administrasi bagi masyarakat untuk menghimpun, mengakses informasi serta membayar pajak daerah, "ujarnya.

Jahlelawati juga mengatakan, bahwa apliaksi yang pihaknya kembangkan yakni SIP (Sistem Informasi Pajak), SIDAPA ( Sistem Informasi dasbor pendapatan daerah).

SIDAPA dikembangkan untuk mempermudah monitoring pendapatan daerah secara real-time serta mendukung pengambilan kebijakan yang cepat dan tepat oleh pimpinan daerah.

"Ya, aplikasi ini sangat diperlukan khususnya saat rapat evaluasi, karena bisa langsung menyajikan data kinerja perangkat daerah pengelola PAD secara aktual," terangnya.

Diungkapkan pejabat yang akrab disapa Kak Ayang ini bahwa, SIDAPA merupakan inovasi yang menyajikan data pajak, retribusi, dan jenis pendapatan lainnya dalam bentuk dashboard interaktif berbasis web.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui langsung capaian dan realisasi PAD Kabupaten Pelalawan dapat mengakses SIDAPA https://simpatda.pelalawankab.go.id/dashboard.

"Dashboard ini menyajikan komposisi Target PAD tahun 2025. Kemudian perbandingan antara target dan realisasi pendapatan dari berbagai sektor; Peringkat OPD berdasarkan capaian realisasi anggaran PAD, dan Grafik pertumbuhan penerimaan daerah," ujarnya.

Ditambahkan kakak kandung Bupati Pelalawan H Zukri ini bahwa, selain inovasi digital, Bapenda juga meluncurkan program Non-Digital yaitu: GETAR PAK KADES (Gerakan Target Maksimal Pajak di Kelurahan dan Desa). Dimana program ini merupakan optimalisasi pemanfaatan Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah ke desa-desa.

Petugas Bapenda Pelalawan melakukan pemasangan spanduk sosialisasi imbauan pajak di Kecamatan Kerumutan, baru baru ini.
Petugas Bapenda Pelalawan melakukan pemasangan spanduk sosialisasi imbauan pajak di Kecamatan Kerumutan, baru baru ini.

Program ini juga bersinergi dengan pemerintah kelurahan dan desa untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, mempercepat layanan pajak, dan memastikan pengelolaan pajak daerah berjalan maksimal dan efisien. Dan terakhir SIAP PAKDE ( Sistem Informasi Aplikasi Pajak Kelurahan dan Desa)

Tujuan inovasi dicetuskan ini, untuk memudahkan masyarakat mengetahui informasi, pembayaran, target dan realisasi pendapatan pajak daerah Kabupaten Pelalawan.

"Jadi, tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah, inovasi ini juga dirancang untuk memperbaiki kualitas layanan publik. Kami terus berkomitmen mencari terobosan baru yang transparan dan akuntabel demi kemakmuran Negeri Seiya Sekata ini.

"Selain informasi pajak dan pendapatan asli daerah, pelaku usaha saat ini dapat membayar pajak dengan dua sistem yakni secara online dan manual. Kalau secara online bisa dibayar BRK Syariah, Bank Mandiri, BNI dan BRI , Mobile Banking, QRIS, Indomaret, Alfamart, Bukalapak, Tokopedia dan pembayaran secara manual, petugas akan turun langsung lapangan, "ujarnya.

Jahlelawati menambahkan, bahwa ada 11 sektor pajak daerah yang digarap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan seperti sektor PBB, BPHTB, pajak restoran, pajak hotel, pajak hiburan, pajak parkir, retribusi, pajak walet, pajak MBLB, pajak air tanah, pajak reklame.

Pelayanan pajak daerah sistem online ini memberikan kemudahan dan harapan atas peningkatan penerimaan pendapatan daerah sektor pajak daerah.

Baca Juga: Suspek Monkeypox asal Meranti Jalani Isolasi Mandiri, Pemerintah Pastikan Situasi Terkendali

Untuk mencapai realisasi target pajak, pihaknya saat ini melakukan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Lelalawan dan Satgas Bugar dari pemerintah daerah untuk menagih pajak bagi pelaku usaha yang membandel tidak taat pajak.

"Ya, kita memberikan kemudahan, kecepatan, dan keterjangkauan kepada masyarakat dalam pelayanan pembayaran pajak daerah, target Pemda dalam peningkatan PAD semakin efisien dan dapat mencegah terjadinya penyimpangan, informasi tagihan pajak daerah dapat di akses secara cepat, pelayanan Pembayaran Pajak dengan lebih. Saya berharap dengan adanya inovasi ini, target pendapatan asli daerah yang diinginkan bisa tercapai nantinya," ujarnya.

(Advertorial/amn)

Editor : M. Erizal
#bapenda #bupati pelalawan #Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) #inovasi aplikasi #bayar pajak