Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), dr Yeni Dwi Putri melakukan terobosan dalam meningkatkan pelayanan kemanusian dengan memastikan ketersedian stok darah di RSUD Rokan Hulu yang sempat menipis
Gebrakan yang dilakukan oleh istri orang nomor satu Rohul itu, diwujudkan melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul di Gedung PMI Rohul, Senin (6/4).
Langkah ini menjadi strategi konkret untuk menjamin ketersedian darah secara berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Rohul yang membutuhkan darah. Kerja sama ini tidak sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menjawab persoalan stok darah yang selama ini kerap mengalami kekurangan dan berpotensi menghambat pelayanan medis, terutama bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah secara cepat di RSUD Rokan Hulu.
Penandatanganan MoU tersebut, dirangkai dengan kegiatan donor darah dari 30 OPD di lingkungan Pemkab Rohul yang mengutus 10 pegawai untuk melaksanakan kegiatan aksi sosial kemanusian.
Ketua PMI Cabang Rohul dr Yeni Dwii Putri kepada wartawan, Senin (6/4) menyebutkan, kerja sama dengan kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul ini menjadi upaya konkret PMI Rohul dalam menjawab persoalan ketersediaan darah di RSUD Rohul agar tidak menghambat pelayanan medis, khususnya bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah secara cepat.
Menurutnya, PMI Rohul melibatkan langsung seluruh OPD, terutama pegawai ASN, baik PNS, PPPK di lingkungan Pemkab Rohul agar berperan aktif dalam kegiatan donor darah secara rutin. Dalam MoU tersebut, setiap pimpinan OPD diminta menggerakkan staf dan jajarannya untuk berpartisipasi dalam agenda donor darah yang terjadwal.
Disinggung berapa kebutuhan stok darah setahun di Kabupaten Rohul, dr Yeni menjelaskan, untuk mencapai kondisi titik aman dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Rohul, dibutuhkan sedikitnya 3.000 kantong darah setiap tahun. Target tersebut dinilai realistis apabila didukung oleh kesadaran kolektif, baik dari kalangan birokrasi maupun masyarakat luas.
Selain menggandeng OPD, PMI Rohul akan melakukan roadshow di 16 kecamatan bekerja sama dengan puskesmas, camat, kades dan lurah, dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam donor darah secara rutin enam bulan sekali.(adv)
Editor : Arif Oktafian