RIAU POS - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) meminta peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak ketahanan pangan sekaligus penguatan ekonomi masyarakat desa di daerah yang dijuluki Negeri Seribu Suluk.
’’Kami dari pemerintah daerah mendorong BUMDes di Kabupaten Rohul menjadi garda terdepan dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat desa,’’ ungkap Wakil Bupati (Wabul) Rohul H Syafaruddin Poti SH MM menjawab wartawan, Rabu (15/4), usai membuka Musyawarah Pertanggungjawaban BUMDesa (MPTB) BUMDesa Harapan Jaya Lestari Desa Simpang Harapan Tahun Buku 2025 yang dirangkai dengan panen raya jagung dalam program ketahanan pangan di Desa Simpang Harapan, Kecamatan Tambusai Utara.
Baca Juga: BPJN Siapkan Rp90 Miliar Perbaikan Jalan Nasional
Menurutnya, BUMDes memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian desa melalui pengelolaan potensi lokal, termasuk di sektor pertanian dan pangan. Selain meningkatkan pendapatan desa, keberadaan BUMDesa juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja serta memperkuat ekonomi masyarakat di desa.
Wabup menyatakan, pemerintah saat ini memberikan perhatian besar terhadap penguatan ketahanan pangan nasional hingga ke tingkat desa. Melalui kebijakan dana desa tahun lalu, minimal 20 persen anggaran wajib dialokasikan untuk mendukung program ketahanan pangan.(adv)
Editor : Arif Oktafian