ROKANHULU (RIAUPOS.CO) - Kegiatan Operasi Pasar (OP) yang digelar Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mendapat apresiasi dari Ketua TP PKK Rohul dr Yeni Dwi Putri.
Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Istri orang nomor satu Rohul itu meminta kegiatan Operasi Pasar dapat diperluas pelaksanaannya di 16 kecamatan se-Rohul.
dr Yeni menilai, antusias masyarakat sangat tinggi terhadap operasi pasar. Ini menunjukkan program tersebut benar-benar dibutuhkan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang hari besar keagamaan nasional Iduladha.
Ia berharap kegiatan operasi pasar dapat dilaksanakan minimal dua kali dalam setahun di setiap kecamatan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), karena dinilai sangat membantu masyarakat dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok.
Baca Juga: Pemkab Sasar Potensi Pajak dan Retribusi dari PKS Optimalisasi PAD
“Kami dari TP PKK Rohul memberikan apresiasi dan mendukung penuh kegiatan Operasi Pasar yang digelar pemerintah daerah di sejumlah kecamatan. Berharap kedepan operasi pasar digelar di 16 kecamatan, minimal 2 kali per kecamatan.,’’ ucapnya.(adv)
Kegiatan ini disambut antusias dan masyarakat rela antre untuk mendapatkan bahan pokok murah yang dibutuhkan,” ungkap dr Yeni Dwi Putri didampingi Plt Kadis Perindag Rohul Sugesti SE MSi disela-sela meninjau dan menyerahkan paket sembako dalam operasi pasar di halaman kantor Camat Bangun Purba, Selasa (19/5).
Ketua Dekranasda Rohul itu mengatakan, tingginya minat masyarakat terlihat dari cepat habisnya stok komoditas yang dijual selama operasi pasar berlangsung. Bahkan, masih ada masyarakat yang tidak kebagian kupon karena terbatasnya jumlah barang yang tersedia.
“Ini menandakan operasi pasar sangat dibutuhkan masyarakat. Kita berharap pemerintah daerah dalam melaksanakan operasi pasar di 3 tiga titik lagi (Tambusai, Kepenuhan dan Kepenuhan Hulu), agar dapat melibatkan TP PKK desa dan kecamatan, termasuk pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM untuk ikut memasarkan produk lokal,’’ pintanya
Baca Juga: Ratusan Warga Antre Dapatkan Sembako Murah di Rambah Hilir
Kegiatan operasi pasar ini, lanjutnya, tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan sembako murah, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi produk-produk UMKM dan IKM lokal. Karena komuditas bahan pokok yang disiapkan, rata-rata habis terjual, artinya minat masyarakat cukup tinggi,” jelasnya.
Dalam pada itu, Plt Kadis Perindag Rohul Sugesti menyebutkan, dari dua titik operasi pasar yang telah dilaksanakan, untuk pemerataan distribusi bahan pokok, ia menyarankan pihak perusahaan daerah (perusda) Provinsi Riau agar pembelian komoditas oleh masyarakat dibatasi satu item per kupon atau per orang.
Hal itu dilakukan agar seluruh masyarakat bisa merasakan manfaat operasi pasar dan tidak terjadi penumpukan pembelian oleh pihak tertentu. “Komoditas seperti telur dan beras sangat dibutuhkan masyarakat menjelang hari raya. Karena itu pengambilannya perlu dibatasi supaya semua masyarakat bisa mendapatkan,” tambah Sekretaris Disperindag Rohul itu.(adv)
Editor : Arif Oktafian