ROKANHULU (RIAUPOS.CO) - Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hulu (Rohul) H Syafaruddin Poti SH MM mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) sebagai penyemangat untuk meningkatkan pengabdian, disiplin serta pelayanan kepada masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Wabup H Syafaruddin Poti usai memimpin upacara peringatan Harkitnas ke-118 di halaman Kantor Bupati Rohul, Rabu (20/5). Upacara berlangsung khidmat itu, dihadiri forkopimda, kepala OPD dan jajaran ASN, pelajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul.
Baca Juga: Ketua TP PKK Rohul Minta Operasi Pasar Digelar di 16 Kecamatan
Wabup Syafaruddin menegaskan, semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. “Semangat kebangkitan harus diwujudkan melalui kerja nyata, disiplin dan kolaborasi untuk membangun Rohul yang lebih maju dan masyarakat sejahtera,” ujarnya semangat “Boedi Oetomo” harus kembali dihidupkan dalam setiap lini kehidupan masyarakat sebagai simbol persatuan dan kebangkitan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Viada Hafid. Dalam sambutannya, Menteri menyampaikan peringatan Harkitnas tahun 2026 mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.
Tema itu menegaskan pentingnya menjaga dan membangun kualitas generasi muda sebagai aset utama bangsa di tengah derasnya arus transformasi digital dan tantangan global yang terus berkembang.
Baca Juga: Pemkab Sasar Potensi Pajak dan Retribusi dari PKS Optimalisasi PAD
Semangat kebangkitan nasional yang diwariskan para pendiri bangsa harus terus dihidupkan melalui persatuan, gotong royong, dan penguatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah juga terus mendorong pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi rakyat, hingga literasi digital guna mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaya saing.
“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan berorientasi pada kemajuan bersama,” ujarnya.(adv)
Editor : Arif Oktafian