ROKANHULU (RIAUPOS.CO) - WAKIL Bupati (Wabup) Rokan Hulu (Rohul) H Syafaruddin Poti SH MM turun langsung meninjau kondisi mesin pompa air di UPTD Pengelolaan Air Bersih (PAB) Ujungbatu, Jumat (22/5).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respon cepat pemerintah daerah atas keluhan masyarakat terkait terganggunya pelayanan air bersih di Kecamatan Ujungbatu dalam beberapa bulan terakhir.
Terganggunya distribusi air bersih kepada pelanggan diketahui disebabkan rendahnya tegangan listrik yang masuk ke instalasi UPTD PAB Ujungbatu, sehingga mesin pompa tidak dapat beroperasi secara maksimal.
Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kekompakan dalam Membangun Rokan Hulu
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Rohul didampingi Plt Kadis Perkim Rohul Desma Diana, Kadis Kominfo Rohul Suharman Nasution, Camat Ujungbatu Sigit Pranjoro SSTP, Kepala UPTD PAB Ujungbatu Toni Suryawan, serta Manager ULP PLN Ujungbatu Adit Tirawan.
Di hadapan pihak PLN, Wabup Syafaruddin Poti meminta agar persoalan pasokan listrik yang berdampak langsung terhadap pelayanan masyarakat tersebut segera ditangani.
Baca Juga: Guru TK Garda Terdepan Bentuk Karakter Anak Sejak Dini
‘’Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, persoalan rendahnya tegangan listrik yang menyebabkan mesin pompa tidak berfungsi maksimal harus segera dicarikan solusi bersama,’’ tegas Wabup.
Sementara itu, Manager ULP PLN Ujung Batu Adit Tirawan menjelaskan, rendahnya tegangan listrik di kawasan UPTD PAB dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya tingginya beban pelanggan umum di sekitar lokasi serta jarak antara gardu trafo dengan instalasi pelanggan.
Ia menyebutkan, saat ini UPTD PAB Ujungbatu menggunakan tiga unit pompa, terdiri dari dua pompa berdaya 11 kilowatt (KW) dan satu pompa lagi berdaya 45 kW. Secara daya terpasang, kebutuhan listrik dinilai masih mencukupi, namun jalur listrik yang digunakan masih bercampur dengan beban pelanggan umum lainnya.
Baca Juga: Pemkab Berkomitmen untuk Selesaikan Konflik Agraria
‘’Trafo yang terpasang saat ini berkapasitas 200 kVA, sementara jalur tersebut juga menampung beban pelanggan lain. Diduga beban pada satu jalur ini sudah cukup tinggi sehingga mempengaruhi tegangan listrik menuju pompa PDAM,’’ jelas Adit.
Sebagai langkah awal, pihak PLN akan melakukan penyesuaian setting tapping trafo untuk menstabilkan tegangan listrik dan melakukan pemantauan beberapa hari ke depan.(adv)
Editor : Arif Oktafian