Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kawanan Buaya Besar Masuk Perkampungan Warga, Tembok Penangkaran Jebol, 80 Ekor Buaya Lepas

Redaksi • Jumat, 4 Oktober 2024 | 00:05 WIB
Sekitar 80 ekor buaya terlepas dari penangkaran di Cianjur setelah temboknya jebol karena hujan deras.
Sekitar 80 ekor buaya terlepas dari penangkaran di Cianjur setelah temboknya jebol karena hujan deras.

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (2/10/2024) mengakibatkan tembok penangkaran buaya yang ada di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, jebol.

Akibatnya, sekitar 80 ekor buaya lepas dan masuk ke sungai yang berada di sekitar permukiman warga.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh salah seorang pegawai galian pasir yang berada di kawasan yang sama dengan penangkaran buaya tersebut.

Kapolsek Cianjur Kompol Cahyadi Mulya menjelaskan, jebolnya tembok penangkaran buaya ini terjadi pada Rabu malam. ''Kejadiannya tadi malam. Karena hujan deras, tembok penangkaran jebol," ucap Kapolsek.

Lurah Sayang Wiji Eko menyatakan bahwa pada Rabu malam, pawang buaya berhasil mengamankan satu ekor buaya yang lepas di sekitar pengolahan galian C.

"Awalnya yang diketahui ada satu yang kabur. Karena masuk ke kawasan galian C. Langsung ditangkap dan diamankan," kata dia.

Namun, pada Kamis pagi (3/10/2024), warga di sekitar galian C menginformasikan adanya dua ekor buaya lain di kawasan persawahan dan sungai dekat pemukiman warga.

Setelah dicek, ternyata benar bahwa buaya-buaya tersebut juga berasal dari penangkaran yang jebol.

Camat Cianjur Kota, Tom Gani Gardiat, mengatakan, "Jumlah pasti berapanya yang lepas kita tidak tahu pasti, tapi kalau berdasarkan data berita acara penitipan dari pihak BKSDA Bogor, jumlah yang ada di sini (penangkaran) sebanyak 80 ekor," ujar Camat.

Menurutnya, buaya itu kemudian terseret arus sungai dan belum diketahui kembali jumlahnya. "Kemudian terseret arus sungai hingga kita dapat laporan ada yang sudah sampai ke daerah Sukaluyu, tapi masih kita kroscek kebenaran informasinya."

Baca Juga: Giliran Polsek Benai Beraksi, Lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin Dibakar

Proses penangkapan buaya yang lepas dilakukan oleh tim, termasuk Yayan Nurdin alias Mang Ipei (50), salah seorang pegawai di kawasan penangkaran.

Mang Ipei menjelaskan, "Kalau saya bukan pawang, tapi sudah biasa ngurus buaya. Bahkan dulu yang mindahin ke penangkaran saya. Jadi hanya butuh waktu 10 menit kalau yang kabur ke kawasan galian C, karena kondisinya di tanah lapang dan datar. Sehingga bisa langsung diikat mulut dan kemudian kakinya,'' ucapnya.

Namun, proses penangkapan dua ekor buaya yang kabur ke kali dan sawah membutuhkan waktu lebih lama karena medan yang sulit.

Tom Gani Gardiat juga melaporkan bahwa lima ekor buaya telah berhasil ditangkap kembali, dengan dua ekor ditemukan di area persawahan di perkampungan penduduk.

"Panjangnya sampai ada yang 6 meter. Sama warga dan tim sudah diamankan," ucapnya.

Berdasarkan video yang beredar, tampak beberapa ekor buaya yang lepas berdiam di sungai dan lahan persawahan warga di dekat penangkaran.

Hingga saat ini, tim animal rescue Damkar Cianjur masih melakukan penyisiran untuk mencari kemungkinan buaya lain yang masih lepas.

Sumber: Pojoksatu.id

Editor : M. Erizal
#penangkaran buaya #buaya #buaya lepas #cianjur