Carles dan Marlina merupakan pasangan suami dan istri (pasutri). Setelah tiga tahun menjalani pernikan, Marlina hamil dan akan segera melahirkan.
Marlina pun menjalani proses persalinan dengan operasi cesar. Pasutri ini mendapatkan bayi laki-laki.
Karena begitu semangat menemani sang istri melahirkan anak yang telah lama mereka tunggu, Carles yang sangat kelelahan akhirnya tertidur di dekat tempat tidur sang istri setelah begadang tiga hari.
Namun, baru sekitar 30 menit beristirahat, ia dibangunkan perawat yang memintanya menebus obat untuk istrinya .
Carles pun mengambil obat istrinya di bagian farmasi. Kemudian ia kembali ke dalam kamar rawat inap dan melanjutkan tidurnya.
Lagi-lagi, baru lima menit terlelap, Carles dibangunkan. Kali ini bukan oleh perawat. Tapi oleh wanita yang mengguncang tubuhnya cukup keras.
”Bangun, Pak! Bangun, Pak! Bapak ini siapa? Kok tidur di samping tempat tidur saya?” ujar pasien wanita itu ketakutan.
Carles pun terbangun sambil mengusap mata. ”Loh, kok ibu tidur di bed istri saya? Lantas di mana istri saya sekarang?” ujar Carles bingung.
Wanita itu pun mengatakan, ”Memangnya istri bapak dirawat di ruang mana? Ini kamar 212, Pak”.
Carles langsung terkejut.
”Alamaaaak.....!!! Mohon maaf, Bu. Karena saya sangat kelelahan dan mengantuk, saya jadi salah masuk kamar. Saya pikir ini kamar 210”.
Dengan perasaan malu, Carles pun keluar meninggalkan kamar tersebut dan kembali menuju kamar tempat istrinya dirawat.(amn)
Editor : RP Arif Oktafian