Suhono bersama istrinya berencana berbelanja keperluan mingguan ke pasar rakyat di Kota Rengat pada Ahad (21/9). Pasangan suami istri itu pun berangkat mengendarai sepeda motor.
Namun pagi itu, mereka tidak memakai helm ganda. Menurut Suhono, penjagaan polisi di hari Ahad cukup longgar. Jadi cukup dirinya saja yang memakai helm.
Ketika memasuki Kota Rengat, Suhono dengan tenang melajukan kendaraannya. Sementara jam baru menunjukkan pukul 07.10 WIB.
Hanya saja ketika memasuki Jalan R Suprapto - Rengat, suasana di jalan itu terlihat sepi dari biasanya. Suhono berpikir bahwa suasana masih pagi dan orang belum banyak ke pasar.
Jelang masuki simpang Pos Persahabatan Kota Rengat, dari kejauhan ia melihat sejumlah polisi berdiri di tengah jalan. Suhono mulai ragu dan mengurangi laju kendaraannya.
Hingga akhirnya ia memutuskan masuk ke gang untuk menghindari polisi-polisi tersebut.
”Ada polisi, kita masuk gang saja. Karena kita tidak pakai helm ganda,” sebut Suhono ke istrinya.
Namun ketika memasuki arah ke Jalan Agus Salim Rengat, juga ada sejumlah polisi berjaga. Sehingga dengan kondisi itu, ia mulai curiga. Ia pun bertanya kepada warga setempat.
”Kok banyak polisi, ya Pak?” tanyanya ke seorang pria.
”Ada car free day,” jawab pria itu.
Mendengar jawaban pria itu, Suhono pun hanya tersenyum-senyum.
”Alamaaak….!! Ternyata ada car free day, bukan razia,” ucapnya ke istrinya.(kas)
Editor : Arif Oktafian