JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Banyak gerai usaha kini tak melayani pembayaran dari pelanggan menggunakan uang tunai. Meskipun, Bank Indonesia menegaskan mata uang rupiah tunai masih berlaku untuk metode pembayaran. Termasuk di salah satu gerai makan dan minum Roti'O, yang menolak pembayaran tunai dari seorang pelanggan yang ingin membeli roti.
Berawal dari sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial yang menampilkan seorang pria meluapkan emosi karena membela seorang nenek yang hendak membeli roti di gerai Roti'O.
Nenek tersebut diketahui tidak dilayani lantaran hendak membayar menggunakan uang tunai.
Metode pembayaran menggunakan uang tunai itu ditolak oleh pihak toko. Video itu salah satunya dibagikan melalui akun TikTok @arlius_zebua.
Dalam beberapa waktu terakhir, sistem pembayaran di berbagai gerai makanan semakin beralih ke metode non-tunai, seperti e-wallet dan QRIS.
Sejumlah toko maupun restoran bahkan menerapkan kebijakan tidak menerima pembayaran tunai karena dinilai lebih praktis dan efisien.
Meski demikian, penerapan pembayaran non-tunai kerap menimbulkan kendala bagi sebagian kalangan yang masih bergantung pada uang tunai.
Situasi inilah yang dialami oleh seorang nenek yang gagal membeli roti setelah pembayaran tunainya tidak diterima oleh gerai Roti'O.
Atas kejadian ini, dikutip dari Jawapos.com, Manajemen Roti'O akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi terkait viralnya video di media sosial mengenai pegawai yang menolak pembayaran uang tunai atau cash dari seorang nenek.
Pada klarifikasinya, manajemen Roti'O menyampaikan permohonan maaf dan akan mengevaluasi internal.
Editor : Eka G Putra