Merayakan Hari Raya Idulfitri kemarin, keluarga Iwan menyiapkan aneka kue kering untuk menjamu tamu yang datang. Baru sepekan Idulfitri, kue-kue kering itu sudah habis karena banyaknya sanak keluarga, tetangga yang datang berlebaran.
Suatu hari, rekan-rekan Iwan datang ke rumah untuk berhari raya, karena sudah kembali masuk kerja.
Apa daya, kue lebaran sudah habis. Sirup warna warni pun tak ada lagi.
”Alamaaak….!!! Bagaimana ini, Bang? Dah habis kue dan
minuman kita,” kata istri Iwan cemas saat mengetahui rekan-rekan Iwan mau datang berlebaran ke rumah.
”Tak usah bingung. Masak saja apa yang ada. Kita ajak makan nasi tamu-tamu kita,” kata Iwan santai.
Akhirnya, sang istri pun memasak bahan makanan yang ada di rumah.
Baca Juga: ALAMAK!!! Uang Kecil
Saat rekan-rekan Iwan datang, mereka pun senang karena disambut dengan makan nasi beserta lauk-pauk.
”Mana apa yang ada ya, Bro… Kalau hari pertama sampai ketiga masih aman lah, kue masih lengkap. Tapi sekarang dah habis? Makan nasi saja kita,” ujar Iwan sambil tertawa ke rekan-rekannya.
Toni, rekan Iwan ternyata juga mengaku mengalami hal serupa. Bahkan menurutnya, kondisi ini sudah jadi semacam “tradisi tidak tertulis” setiap tahun.
”Biasanya kalau sudah lewat Lebaran, tamu yang datang bukan lagi ditanya mau kue apa?, tapi sudah makan atau belum?” kata Toni sambil tertawa.(ilo)
Editor : Arif Oktafian