Heri mengalami kejadian tak terduga saat berniat merapikan rambut di sebuah tempat pangkas rambut.
Dengan permintaan sederhana, ”tipisin dikit”, ia berharap bisa tampil lebih rapi.
Namun, proses pemangkasan berjalan di luar ekspektasi. Rambut yang seharusnya hanya ditipiskan justru dipangkas habis hingga nyaris botak.
”Alamaaaak… !!! Kok nyaris botak?” katanya kaget.
Heri sempat menyadari kejanggalan saat rambutnya rontok dalam jumlah besar, tetapi semuanya sudah terlambat.
Hasil akhir membuatnya terkejut saat bercermin, karena penampilannya berubah drastis.
”Mau tidak mau, semuanya sudah terjadi,” kesalnya sambil janji tidak akan memangkas rambutnya lagi di tempat itu.(dof)
Editor : Arif Oktafian