Robaini sudah berencana membuat kue berupa keripik pisang untuk menyambut perayaan Hari Raya Iduladha tahun ini. Hal itu didukung oleh pisang di belakang rumahnya sudah beranjak tua.
Robaini yang biasa disapa Aini itu memilih kue keripik pisang agar dapat mengirit biaya. Bahkan, dari satu tanda pisang miliknya, diperkirakan akan dapat menghasilkan dua kilogram kue.
Baca Juga: ALAMAAAK! Maling Besi!
Sehingga dengan kondisi itu, dapat disuguhkan kepada sanak keluarga dan tetangga yang datang ke rumah. Karena kebiasaan di Hari Raya Iduladha pada paginya, sejumlah keluarga dan tetangga yang saling mengunjungi sebelum acara potong kurban.
Sepekan menjelang Hari Iduladha, Aini meminta tolong kepada suami untuk menebang pisang tersebut. Kerena sesuai rencananya, dua atau tiga hari menjelang Hari Raya ia akan dibuat keripik pisang.
Belum lama suaminya pergi kebelakang rumah, ternyata sudah pulang lagi ke rumah. Bahkan, Aini juga heran ketika suaminya pulang dengan tangan kosong. ”Mana pisangnya?” tanya Aini kepada suaminya.
Baca Juga: ALAMAAAK!!! Salah Isi BBM!
Aini kaget ketika suaminya menjelaskan bahwa, pisang yang ada belakang rumahnya sudah tidak ada lagi. Parahnya, batang pisang masih berdiri, namun ketika lihat ke atas, tandan pisang sudah tidak ada.
”Alamaaaak…!!! Dicuri? Batallah rencana untuk membuat keripik pisang. Sementara pekan depan sudah Hari Raya Iduladha,” ucap Aini penuh kesal.(kas)
Editor : Arif Oktafian