Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

ALAMAAAK!!! Lupa Makan!

Tim Redaksi • Kamis, 11 Juni 2026 | 11:34 WIB
ALAMAAAK!!! Lupa Makan!
ALAMAAAK!!! Lupa Makan!

 

Nasib apes sekaligus mengundang tawa dialami Hendra, seorang pedagang nasi di Kota Tembilahan.

Siang itu warung miliknya dipadati pembeli. Hendra dan istrinya sibuk melayani pesanan yang datang silih berganti. Ada yang minta dibungkus, ada yang makan di tempat, bahkan ada yang baru memesan saat antrean masih panjang.

Saking sibuknya, Hendra sampai lupa satu hal penting, makan. Setelah suasana mulai lengang, ia pun duduk santai sambil menikmati secangkir kopi. 

Baca Juga: ALAMAAAK!!! Sapi Kabur!

Namun belum lama berselang, wajahnya mendadak pucat. Keringat dingin mulai keluar dan ia menyandarkan badan ke dinding warung.

Melihat kondisi itu, Rafki yang sedang berada di lokasi langsung menghampiri.

Baca Juga: ALAMAAAK!!! Isu Pocong!

”Kenapa, Ndra? Kok pucat benar?” tanya Rafki.

Hendra yang tampak lemas menjawab singkat. ”Asam lambung naik”.

Baca Juga: ALAMAAAK!!! Taksi Online!

”Kenapa bisa naik?” tanya Rafki lagi.

”Lupa makan,” jawab Hendra.

Mendengar jawaban tersebut, Rafki sempat terdiam. Ia memandang Hendra, lalu melirik deretan panci nasi dan berbagai lauk yang tersusun rapi di depan mereka.

”Lupa makan?” tanyanya sekali lagi untuk memastikan.

”Iya”.

Rafki pun menggelengkan kepala. ”Alamaaaaak…!!! Orang lain keliling kota cari nasi untuk makan siang, awak (kamu) yang jual nasi malah lupa makan,” celetuknya.

Beberapa pelanggan yang masih duduk di warung langsung tertawa mendengar komentar itu.

Rafki kemudian melanjutkan. ”Ini baru pertama kali awak (saya) dengar pedagang nasi kena asam lambung karena lupa makan. Nasi ada di depan mata, lauk pun lengkap. Tinggal ambil piring saja lagi,” sambung Rafki.

Hendra hanya tersenyum malu.

”Ramai sangat pembeli tadi. Tahu-tahu sudah lewat waktu makan,” ucap Hendra sambul tersenyum tipis.

Suasana warung kembali pecah oleh gelak tawa. Hendra akhirnya mengambil sepiring nasi dan mulai makan.

”Nah, begitu. Jangan sampai nanti awak jual bantal, tapi lupa tidur pula,” kata Rafki yang kembali mengundang tawa orang-orang di warung.(*2)

Editor : Arif Oktafian
#alamaaak #alamak #alamaak #alamaaaak