Suasana santai sekelompok pemuda di sebuah tempat tongkrongan sambil menonton piala dunia mendadak berubah menjadi penuh renungan, Selasa (23/6) dini hari.
Peristiwa bermula saat Heri bersama sejumlah rekannya berkumpul seperti biasa di lokasi tongkrongan favorit mereka sambil menonton piala dunia.
Karena persediaan kopi habis, para pemuda itu kemudian sepakat untuk patungan membeli kopi.
Baca Juga: Waspada Penipuan, Nomor WhatsApp Catut Nama Plt Kadisdikpora Kampar Helmi
Sebagai orang yang dipercaya, Heri pun ditunjuk untuk membeli minuman tersebut. Tidak berselang lama, Heri kembali dengan membawa beberapa gelas kopi yang langsung disambut antusias oleh rekan-rekannya.
Namun, suasana ceria itu hanya berlangsung beberapa detik.
Baca Juga: ALAMAAAK!!! Beli Timbangan!
”Alamaaak...!!! Pahit kali!” teriak temannya sesaat setelah menyeruput kopi tersebut.
Kuat dugaan, si penjual kopi lupa memasukkan gula ke dalam kopi yang dipesan.
Baca Juga: ALAMAAAK!!! Kue Talam Gratis
Mau tidak mau akhirnya mereka memutuskan untuk tetap meminum kopi tersebut karena merasa sayang jika harus dibuang.
”Kopi ini pahit, sama seperti kehidupan kita,” ujar teman satu lagi dengan tatapan kosong ke arah jalan sambil memegang gelas kopi.
Pernyataan itu sontak membuat suasana tongkrongan mendadak hening beberapa saat sebelum akhirnya seluruh penghuni tongkrongan tertawa.(dof)
Editor : Arif Oktafian