Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

ALAMAAAK!!! Mabuk Durian!

Tim Redaksi • Selasa, 30 Juni 2026 | 11:23 WIB
ALAMAAAK!!! Mabuk Durian!
ALAMAAAK!!! Mabuk Durian!

 

Musim durian sedang mencapai puncaknya. Di berbagai sudut kota, buah berjuluk raja buah itu mudah ditemukan. Tak heran, Isam dan Agus pun tak melewatkan kesempatan untuk membeli beberapa buah durian yang terlihat sudah matang. 

Keduanya kemudian duduk santai sambil bersiap menikmati durian dengan penuh selera. Belum lama durian pertama dibelah, aroma khasnya langsung menyebar ke seluruh halaman rumah. 
Bau yang begitu menyengat itu rupanya membuat teman mereka, Irul tak nyaman. Wajahnya langsung berubah, kening berkerut, lalu ia buru-buru berdiri sambil menutup hidung dengan tangan.

Baca Juga: ALAMAAAK!!! Kepedasan!

”Kuat kali bau durian ni. Baru cium baunya saja kepala aku sudah pening,” keluh Irul sambil melangkah menjauh dari tempat Isam dan Agus duduk. 

Ia memilih berdiri beberapa meter dari mereka agar tak lagi mencium aroma durian yang menurutnya terlalu tajam.

Baca Juga: ALAMAAAK!!! Kopi Pahit! 

Melihat tingkah Irul, Isam dan Agus justru tak bisa menahan tawa. Bukannya berhenti makan, keduanya malah semakin lahap menyantap durian. 

Sesekali mereka menggoda Irul agar ikut mencicipi walau hanya seulas. ”Rugi kau, Rul. Durian semanis ini malah dijauhi. Cobalah sedikit, mana tahu nanti ketagihan,” ujar Agus sambil tertawa.

Baca Juga: Waspada Penipuan, Nomor WhatsApp Catut Nama Plt Kadisdikpora Kampar Helmi

Namun Irul tetap bergeming. Ia menggeleng sambil terus menutup hidung. 

”Tak usahlah. Bau saja sudah bikin aku macam orang mabuk. Kalau sampai dimakan, entah bagaimana pula jadinya,” jawabnya yang kembali disambut gelak tawa Isam dan Agus.

”Alamaaaak….!!! Mabuk durian ternyata. Orang lain berebut makan durian sampai nambah berkali-kali, awak  (kamu) justru menyerah sebelum sempat mencicipi,” ucap Isam sambil tertawa.(*2)

Editor : Arif Oktafian
#alamaaak #alamak #alamaak #alamaaaak