Ada-ada saja pengalaman yang dialami Heri usai berbelanja di salah satu toserba di Pekanbaru, Ahad (5/7).
Niat hati ingin cepat pulang setelah membeli regulator tabung gas elpiji, tapi ia malah dibuat malu karena salah mengira motor orang lain sebagai miliknya.
Usai membayar belanjaannya, Heri berjalan menuju area parkir. Tanpa memperhatikan nomor polisi maupun ciri-ciri kendaraan, ia langsung menggantungkan kantong plastik berisi regulator gas ke sebuah sepeda motor yang menurutnya adalah motornya.
Baca Juga: ALAMAAAK!!! Petugas Sensus!
Tak berhenti di situ, Heri kemudian memasukkan kunci ke lubang kontak. Namun, anehnya kunci tersebut tak juga bisa diputar.
”Kenapa kuncinya tidak cocok ya?” pikirnya saat itu.
Beberapa saat kemudian, Heri baru menyadari ada yang tidak beres. Setelah melihat lebih teliti, ternyata motor yang sedang dicobanya bukan miliknya. Motor Heri rupanya terparkir tepat di samping kendaraan tersebut.
Baca Juga: ALAMAAAK!!! Mati Lampu!
”Saya kira motor saya tadi, karena warnanya sama,” ujar Heri sambil tertawa mengingat kejadian tersebut.
Merasa tidak enak, Heri pun segera meminta maaf kepada pemilik motor yang kebetulan berada di sekitar lokasi. Ia menjelaskan bahwa dirinya benar-benar keliru karena terburu-buru.
”Jadi malu saya,” ungkapnya.
Untung saja kejadian itu segera disadari sehingga tidak sampai menimbulkan kesalahpahaman.
Pengalaman Heri ini menjadi pengingat bahwa sebelum memasuk kunci, ada baiknya memastikan dulu kendaraan yang dituju benar-benar milik sendiri.(dof)
Editor : Arif Oktafian