ALAMAAAK!!! Rambutan!

Dofi Iskandar • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 11:09 WIB
ALAMAAAK!!! Rambutan!
ALAMAAAK!!! Rambutan!

Saat melewati Jalan Kaharuddin Nasution, Heri melihat ada penjual rambutan di pinggir jalan. Warna rambutan merah dan terlihat segar itu mengundang selera Heri.

”Enak kayaknya rambutannya ini. Masih segar dan pasti manis,” kata Heri sambil berhenti di tempat pedagang rambutan berjualan.

Karena yakin buah rambutan itu manis, Heri langsung membelinya tanpa mencoba.

Baca Juga: ALAMAAAK!!! Bubur Bayi!

”Berapa harga rambutannya, Pak?” 

”Rp20 ribu, Bang,” jawab si penjual.

Sesampainya di rumah, Heri langsung mencicipi rambutan yang baru dibelinya. Begitu digigit, wajahnya mendadak berubah.

Baca Juga: ALAMAAAK!!! Dikejar Monyet!

”Alamaaak…!!! Rasanya asem!” serunya.

Dengan nada kesal bercampur pasrah, Heri pun mengomel. ”Penjualnya menipuku!”.

Heri pun menceritakan pengalamannya ini ke teman-teman kantor keesokan harinya. Teman-temannya pun tertawa.

Baca Juga: ALAMAAAK!!! Adik Ke-38!

”Jadi, jangan mudah percaya pada penampilan. Rambutan merah belum tentu manis,” kata Heri memberi tips dari pengalamannya.

”Kalau melihat rambutan merah menggoda di pinggir jalan, boleh saja dibeli. Tapi kalau bisa, minta coba satu dulu. Biar tidak pulang membawa sekilo harapan manis yang berubah menjadi sekilo rasa asam seperti aku,” kata Heri sambil disambut tawa teman-temannya.(dof)

Editor : Arif Oktafian
alamaaak alamak alamaak alamaaaak