Lagi-lagi soal kabut asap. Dunia pendidikan di Kota Pekanbaru ikut terdampak akibat kabut asap yang masih menyelimuti udara Kota Bertuah tersebut.
Ahad sore lalu, di grup wali murid sekolah anak Yanti ada pengumuman dari wali kelas. Karena kabut asap cukup tebal, anak-anak diwajibkan memakai masker ke sekolah.
Yanti pun buru-buru ke apotek untuk membeli masker.
Senin pagi, seperti biasa, anaknya sudah siap-siap untuk ke sekolah. Jam menunjukkan pukul 06.00 WIB.
Baca Juga: ALAMAK!!! Kabut Asap!
Karena sibuk mengurus persiapan sekolah anaknya, Yanti tidak memegang hape pagi itu.
Ia baru membuka hape saat akan mengantar anaknya ke sekolah.
Dan ia kaget saat melihat pemberitahuan di grup wali murid.
Baca Juga: ALAMAK!!! Day 1 Nge-Gym
Isinya, pembelajaran dilakukan secara jarak jauh alias, anak-anak tidak ke sekolah. Belajar dari rumah dengan sistem dalam jaringan (jaring).
”Alamaaak… !!! Tidak sekolah kiranya, Nak. Dah siap-siap padahal kita,” kata Yanti ke anak bujangnya yang sudah ready pakai sepatu sekolah.
Nasib Yanti masih untung dibandingkan temannya. Karena tidak membaca info di grup, temannya seperti biasa mengantar anaknya ke sekolah dan meninggalkannya di sekolah karena harus masuk kerja.
Baca Juga: ALAMAAAK!!! Diserang Babi Hutan!
Sesampai di kantor, barulah teman Yanti membaca info sekolah diliburkan. Akhirnya, ia kembali ke sekolah untuk menjemput anaknya dan mengantarkannya pulang ke rumah.
Alamaaak…..!!!(yls)
Editor : Arif Oktafian