Sirene mobil Damkar Kepulauan Meranti meraung-raung menyisiri jalan menuju ke Alah Air. Bukan karena kebakaran, melainkan karena ada laporan warga yang panik melihat ”ular” bersembunyi di bawah lemari.
Petugas pun datang lengkap dengan perlengkapan evakuasi. Lemari diperiksa, barang-barang disingkirkan. Semua siap menghadapi sang reptil.
Namun setelah dicari ke sana kemari, ular tak kunjung menunjukkan batang hidungnya. Pencarian terus dilakukan. Petugas damkar dan warga merasa tegang dan waswas karena ular masih belum ditemukan.
Baca Juga: ALAMAK!!! Sarapan Siang
”Ada laporan bahwa ada ular besar di bawah lemari. Kami periksa. Sedikit gelap dan ruangnya pun sempit” cerita Kiki, petugas Damkar.
Yak kenal kata menyerah, petugas memindahkan lemari. Dan ternyatam bukan ”ular” yang mereka temukan, tapi gulungan kain.
”Alamaaaak.. ! ternyata kain lap,” kata Kiki tertawa.
Baca Juga: ALAMAK!!! Ternyata Daring
”Ke depan, kalau kain lap digulung, jangan langsung dituduh itu ular. Untung bukan disebut buaya. Bisa-bisa petugas damkar datang membawa perahu,” ucapnya berseloroh.(wir)
Editor : Arif Oktafian