Beberapa hari belakangan ini, cuaca Kota Tembilahan terlihat mendung. Mulai dari pagi hingga pagi lagi. Matahari seperti malas menampakkan diri. Kalaupun muncul, cahayanya cuma malu-malu.
”Ngeri asap sekarang ni,” kata Faisal sambil bercerita dengan teman-temannya. Menurutnya, kondisi asap beberapa hari terakhir membuat suasana Tembilahan terasa berbeda.
Pandangan pun tidak sejernih biasanya.
Mendengar itu, Dana langsung menyahut. Katanya, kalau mau melihat seberapa tebal asapnya, jangan hanya melihat dari dalam kota. Coba tengok ke arah perairan pada pagi hari.
”Ini masih kurang. Coba pagi lihat di perairan, jelas betul asap tebalnya,” ujar Dana.
Baca Juga: ALAMAK!!! Menginap
Obrolan semakin ramai. Tholib yang sejak tadi mendengarkan akhirnya ikut berkomentar. Menurutnya, suasana Tembilahan sekarang seperti daerah yang terkenal dengan udara dingin dan kabut.
”Alamaaaak…!!! Awak pikir tinggal di Kota Bandung, ternyata asap yang tebal,” ucapnya.
Teman-temannya pun tertawa.
Candaan itu memang mengundang tawa. Namun, di balik kelakar tersebut, warga berharap kondisi asap segera membaik. Sebab, kalau terus begini, bukan hanya matahari yang susah dilihat, warga pun bisa-bisa salah mengira Tembilahan pindah lokasi.(*2)
Editor : Arif Oktafian