Dua ruko yang berdempetan ini tertulis merek Ruko New Amazone yang digunakan sebagai studio foto dan fotocopy serta Ruko Glory Plastic yang menjual bahan kue dan perlengkapan kue.
"Ya, sumber api diperkirakan akibat ledakan kompor gas dari Ruko New Amazone. Penghuninya ada 6 orang, pada saat itu diperkirakan masih dalam keadaan tidur. Dari enam ini empat orang meninggal dunia akibat tak dapat menyelamatkan diri," ujar Kapolsek Mandau Kompol Hairul Hidayat SIK, Sabtu (1/6).
Ia menyebutkan, kondisi api sudah berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran dari Damkar Mandau. Namun sampai siang, asap masih tebal di kedua ruko tersebut, yang mengakibatkan tim pemadam kesulitan untuk mengevakuasi korban yang terjebak di dalam ruko
"Tapi pada pukul 11.00 WIB korban berhasil dievakuasi semua dari dalam ruko dan saat ini masih dilakukan pendinginan asap," ujarnya.
Ia menyebutkan, akibat kejadian tersebut kerugian materiil masih belum bisa dipastikan dan kerugian nyawa ada 4 orang meninggal dunia akibat terkurung didalam Ruko New Amazone, yakni Michele (23), Melani (17) bersama satu remaja laki laki nama belum diketahui dan seorang bayi nama belum diketahui.
Sedangkan korban selamat adalah Tina (52) pemilik Ruko Glory Plastic yang menjual bahan kue dan perlengkapan kue dan Sthepani (17), karena meloncat dari lantai dua. "Seluruh korban saat ini telah dievakuasi ke RSUD Kecamatan Mandau, 3 orang dan RS Permata Hati 2 orang. Saat ini tim pemadam masih melakukan pendinginan di lokasi kebakaran," ujarnya.
Sedangkan dalam proses pemadaman kata Kapolsek, melibatkan anggota Koramil 03/Mandau, 4 orang dipimpin Peltu Sigit, Polsek Mandau 15 orang, 6 unit Mobil Damkar dari Kecamatan Mandau, Pinggir, Kecamatan Bathin Solapan dan PT PHR, 15 orang Damkar Mandau, 8 orang Damkar PHR, 10 orang Damkar Bathin Solapan, 8 orang Damkar Pinggir, 1 unit Mobil Water Tank dan 2 unit Ambulance.
Editor : RP Rinaldi