BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Setelah lima hari melakukan pencarian, akhirnya Tim SAR gabungan terdiri Satpolairud Polres Bengkalis, Basarnas, Dit Polairud Polda Riau, TNI Angkatan Laut dan BPBD, berhasil menemukan Juli Afriko (29).
Korban yang terjatuh dari Kapal MV CAS dari Muar Malaysia ke Pelabuhan Bandar Sri Setia Raja (BSSR) Selatbaru Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis dengan kondisi sudah tak bernyawa lagi, Kamis (27/6/2024) sore.
Kepala Unit Siaga SAR Dumai Taufik Akbar yang dikonfirmasi Jumat (28/6/2024) menyebutkan, bahwa korban Juli Afriko sudah ditemukan oleh tim SAR Gabungan sekitar pukul 17.15 WIB dan telah dilakukan evakuasi dan dibawa ke Pelabuhan BSSR Selatbaru Kecamatan Bantan.Baca Juga: Bagi Pengidap Asam Urat, Inilah 4 Buah yang Ampuh dan Aman Dikonsumsi
“Ya, setelah kami perluas lokasi pencarian, akhirnya Juli Afriko yang jatuh dari kapal MV CAS sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 7 mil dari pantai," ujar Taufik Akbar yang didampingi Kapten Kapal RB 218 Basarnas Pekanbaru Wilayah Dumai Kapten Leni Tadika.
Ia menyebutkan, jenazah Juli Afriko sore itu sudah diserahkan ke aparat kepolisian Polsek Bantan dan operasi telah dihentikan pada pukul 18.15 WIB.Baca Juga: PKL Marak, Pemko Pekanbaru Diminta Tegas
"Ya, selama pencarian kondisi cuaca cerah, dan begitu juga dengan tim semuanya dalam keadaan sehat. Tentu ini tidak terlepas dari bantuan Allah, sehingga jasad korban berhasil kami temukan," ujarnya.
Laporan: Abu Kasim, Bengkalis
Editor : RP Edwar Yaman