Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

ABK Rusia Hilang di Perairan Pulau Bengkalis, Tim SAR Lakukan Pencarian, Sisir Perairan Selat Malaka

Hendrawan Kariman • Senin, 8 Juli 2024 | 10:24 WIB
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap salah seorang kru MV Yashima yang terjatuh dari kapal di Perairan Selat Melaka, tepatnya di bagian utara Perairan Pulau Bengkalis, Riau, Ahad (7/7/2024).
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap salah seorang kru MV Yashima yang terjatuh dari kapal di Perairan Selat Melaka, tepatnya di bagian utara Perairan Pulau Bengkalis, Riau, Ahad (7/7/2024).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Seorang anak buah kapal (ABK) MV Yashma berbendera Rusia bernama Kirill (22 tahun) dilaporkan hilang di Selat Melaka, tepatnya di bagian utara perairan Pulau Bengkalis, Sabtu (6/7) pagi. Korban yang juga merupakan warga negara Rusia tersebut diduga terjatuh dari kapal sekitar pukul 08.15 WIB.

Titik koordinat kejadian di 01°48 00” N 102°23 09” E, saat kapal melintasi Perairan Utara Pulau Bengkalis yang terhubung di Selat Melaka. Kapal tersebut berlayar dari pelabuhan asal Bolshoy Port of St Petersburg, Rusia menuju Vungtau, Vietnam.

Petugas Tim SAR dari Basarnas Pekanbaru ikut melakukan upaya pencarian namun belum membuahkan hasil. Sembilan personel dari Kapal RB 218 Dumai dan 3 anggota Rescuer Unit Siaga SAR Dumai bergerak menuju posisi terakhir diketahui (Last Know Position/LKP) dengan jarak 55.87 Nm dari Dermaga Pokala Dumai, Ahad (7/7) sekitar pukul 08.15 WIB.

“Ya, ada satu orang korban dari kru kapal MV Yashma hilang. Kami sempat melakukan upaya pencarian, namun korban belum ditemukan. Kami bersama unsur yang terlibat sedang lakukan upaya pencarian korban di Perairan Selat Melaka,” ujar Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi melalui Humas Kukuh Widodo, Ahad (7/7).

Ia menyebutkan, Basarnas menerima informasi dari Basarnas Commad Center (BCC) untuk melakukan pemantauan terkait laporan orang terjatuh dari MV Yashma di Perairan Selat Malaka. “Sampai malam tim melakukan pencairan dan menghubungi VTS Dumai menanyakan informasi perkembangannya, hasilnya masih nihil,’’ ujarnya.

‘’Kami juga menerima informasi dari Bakamla bahwa kapal Bakamla KN Belut Laut 406 berkomunikasi dengan  MV Yashma melalui channel 16 radio VHF meminta bantuan pencarian terhadap kru MV Yashma dan membantu melakukan pencarian di sekitar LKP,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Ops dan Siaga Kantor Basarnas Pekanbaru, Benteng Hilton Telaumbanua SE yang sedang melakukan pencarian di lapangan menyebutkan, belum menemukan korban. “Belum. Kami masih melakukan pencarian di laut. Cuaca cukup bagus dan kami masih menyisir Perairan Selat Malaka. ‘’Pencarian akan dilanjutkan besok (hari ini, red),” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro melalui Kasat Polairud AKP Ronni TM Sitinjak SE yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum bergabung bersama Tim SAR Gabungan karena saat ini baru mendapatkan informasi dari Kapt Leni Basarnas Kota Dumai. “Belum. Kami baru mendapatkan informasinya. Mungkin besok (hari ini, red) kami akan ikut bergabung melakukan pencarian korban yang jatuh ke laut,” ujarnya.(ksm/end)

Editor : RP Arif Oktafian
#abk hilang #anak buah kapal #warga negara rusia #bengkalis #selat malaka