RUPAT UTARA (RIAUPOS.CO) - Ribuan masyarakat Pulau Rupat mengikuti ritual mandi safar yang digelar Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Bengkalis berkolaborasi dengan Kecamatan Rupat Utara di Pantai Tanjung Lapin, Desa Tanjung Punak, Kecamatan Rupat Utara, Rabu (4/9).
Wabup Bengkalis H Bagus Santoso yang hadir dalam kegiatan itu, mengajak pihak terkait membenahi dan melestarikan serta memanfaatkan segala potensi yang ada di desanya melalui keunikan dan keunggulan seperti peninggalan sejarah, keanekaragaman adat-istiadat dan budaya, kuliner serta adanya dukungan keindahan panorama alam, pantai, hutan maupun mangrove.
“Kami mengajak desa-desa yang ada di Pulau Rupat untuk membenahi dan melestarikan, serta memanfaatkan potensi wisata yang ada di desanya melalui keunikan dan keunggulan yang dapat dikembangkan, agar kedepannya akan semakin banyak pengunjung dan otomatis mengangkat perekonomian masyarakat lokal,” harapnya.
Ia mengapresiasi tokoh masyarakat di Rupat Utara yang memiliki komitmen kuat, untuk terus melestarikan budaya mandi safar hingga saat ini. “Wujud nyata kepedulian kami untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal, kegiatan ritual ini telah kami masukkan dalam agenda tahunan,” jelasnya.
Pemerintah daerah tidak pernah berdiam diri untuk membangun Pulau Rupat, sebagai salah satu cluster pembangunan di Negeri Junjungan ini.
Melalui festival ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal terutama bagi generasi muda kita saat ini.(gem)
Editor : RP Arif Oktafian