BENGKALIS (RIAUPOS.CO)- Sebanyak 788 mahasiswa Diploma III dan Sarjana terapan Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) di wisuda di Gedung Teknik Sipil Polbeng, Sabtu (12/10). Mahasiswa Diploma III yang terdiri dari Program Studi jurusan Teknik Perkapalan sebanyak 27 orang dan Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Arsitektur Perkapalan 17 orang.
Kemudian Diploma Teknik Mesin 32 orang, Sarjana Terapan Teknik Mesin dan Perawatan 34 orang, Diploma III Teknik Elektro sebanyak 35 orang Sarjana Teknik Listrik sebanyak 68 orang.
Selanjutnya Diploma III jurusan Teknik Sipil sebanyak 58 orang, Sarjana Terapan Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan sebanyak 69 orang, Sarjana Terapan Bisnis Digital sebanyak 69 orang, Sarjana Terapan Akuntansi Keuangan Publik sebanyak 70 orang, Sarjana Terapan Administrasi Bisnis Internasional sebanyak 80 orang.
Tidak hanya itu Polbeng juga mewisuda Diploma III Bahasa Inggris sebanyak 14 orang, Sarjana Terapan Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional sebanyak 22 orang, Diploma III Informatika sebanyak 59 orang, Sarjana terapan Perangkat Lunak sebanyak 65 orang, Sarjana terapan Keamanan Sistem Informasi sebanyak 22 orang, Diploma III Nautika sebanyak 25 orang dan Diploma 3 Ketatalaksanaan Pelayanan Niaga sebanyak 22 orang.
Wisudah yang dipimpin Direktur Pobeng Johny Custer bersama civitas akademika Polbeng, juga dihadiri Pjs Bupati Bengkalis Akhmad Sudirman Tavipiyono, serta ratusan orang tua para wisudawan dan wisudawati.
Pjs Bupati Bengkalis, Tavipiyono mengucapkan selamat dan tahniah kepada 788 orang mahasiswa Polbeng, atas keberhasilannya dalam menyelesaikan pendidikan tinggi, semoga bekal ilmu yang diperoleh mampu memperkuat kompetensi, keahlian dan daya saing di pasar kerja maupun dunia usaha.
Ia juga mengucapkan, terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Ketua dan segenap civitas Politeknik Negeri Bengkalis, karena sudah berhasil melahirkan para lulusan sebagian insan cendikia yang berkualitas.
“Kepada Ketua dan segenap civitas kami sangat berterima kasih dan memberi penghargaan yang tinggi karena mampu melahirkan lulusan yang berkualitas,” ucap Tavip
Kepada wisudawan dan wisudawati dengan menyandang gelar sebagai Ahli Madya dan Sarjana Terapan, pasti masih memiliki tanggung jawab sebagai pertaruhan intelektualitas di tengah- tengah masyarakat.(ksm)
Editor : Rindra Yasin