BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Diduga akibat lupa mematikan api saat memasak air oleh pemilik rumah, mengakibatkan dua unit rumah semi permanen di Jalan Gatot Subroto Gang Sederhana Kelurahan Rimba Sekampung Kecamatan Bengkalis ludes terbakar, Rabu (6/11) sekitar pukul 14.15 WIB.
Kepulan asap yang membumbung tinggi membuat gempar warga Kota Bengkalis. Karena kondisi gang yang sempit membuat sulitnya mobil pemadam kebakaran mencapai lokasi, akibatnya api terus membakar dan rumah semi permanen tersebut rata dengan tanah.
Lokasi rumah korban yang bersebelahan dengan kuburan Cina ini, juga tak jauh dari rumah warga lainnya. Namun dengan bantuan warga api berhasil diblokade sehingga tak sempat merayap ke rumah warga lain.
Rumah milik Rahmawati (72) dan Erwin (56) di Jalan Gatot Subroto, Gang Sederhana Kelurahan Rimba Sekampung Kecamatan Bengkalis, rata dengan tanah dan tidak ada barang yang berhasil diselamatkan.
“Dua unit rumah hangus terbakar. Dari keterangan saksi-saksi bahwa kebakaran berawal dari bunyi ledakan yang diduga kompor gas,” ujar Kapolsek Bengkalis AKP Faisal, Rabu (6/11).
Ia menyebutkan, kronologis kejadian, sekira pukul 14.15 WIB saksi Badriah (40) (anak korban) mendengar ada suara ledakan di rumah milik ibunya. Selanjutnya saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada ibunya yang saat itu sedang berada di rumahnya yang tak jauh dari rumah korban.
Mendengar pengaduan anaknya korban langsung menuju ke rumahnya yang berada tepat di depan rumah anaknya dan melihat rumah yang merupakan semi permanen berukuran 6x16 meter bagian dapur rumah telah dilahap api.
“Menurut keterangan korban, sebelumnya korban sedang memasak air menggunakan tungku kayu dan selanjutnya korban meninggalkannya dan pergi kerumah anaknya,” ujar Kapolsek.
Ia juga menjelaskan, saksi yang lain yakni Darmawan yang melihat kejadian tersebut, segera meminta bantuan kepada masyarakat sekitar untuk melakukan pemadaman dan warga yang lain segera menghubungi pihak petugas Damkar Bengkalis.
Faisal menjelaskan, sekira pukul 14.30 WIB petugas Damkar Bengkalis tiba dilokasi dan berjibaku bersama TNI, Polri dan masyarakat setempat untuk memadamkan kobaran api tersebut.
Atas kejadian tersebut, rembetan api juga mengenai bagian dinding samping dan atap rumah yang terbuat dari kayu milik Erwin yang sedang menderita sakit lumpuh.
Pada saat kejadian keluarga Erwin bersama warga sekitar membawa korban yang lumpuh dan sebahagian barang-barang milik korban untuk di evakuasi ke luar rumah.
Kobaran api yang semakin membesar akibat cuaca panas, diiringi dengan hembusan angin yang kencang sehingga menyambar ke rumah milik Erwin terletak tepat di sebelah rumah korban. Di mana api melahap sebagian rumah milik Erwin yaitu dinding rumah dan atap yang terbuat dari kayu.(gem)
Editor : Rindra Yasin