Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Ibu Mertua Meninggal, Bupati Kasmarni Kehilangan Sosok Suri Tauladan

Abu Kasim • Rabu, 15 Januari 2025 | 15:57 WIB
Bupati Bengkalis ke-14 Amril Mukminin bersama ibundanya Yusni binti Bun Hok semasa hidupnya, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, di RS Santa Maria, Pekanbaru, Rabu (15/1/2025).
Bupati Bengkalis ke-14 Amril Mukminin bersama ibundanya Yusni binti Bun Hok semasa hidupnya, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, di RS Santa Maria, Pekanbaru, Rabu (15/1/2025).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Innalilahi Wainnailaihi Rajiun. Kabar duka menyelimuti keluarga besar Bupati Bengkalis Kasmarni. Di mana ibu mertuanya, Yusni binti Bun Hok, ibunda dari H Amril Mukminin Bupati Bengkalis ke-14 meninggal dunia dengan tenang.

Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, almarhumah Yusni binti Bun Hok yang meninggal diusia 70 tahun, sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru, Rabu (15/1/2025) sekitar pukul 11.14 WIB.

Bupati Bengkalis Kasmarni mengaku sangat kehilangan sosok orang tua, yang menjadi suri teladan dan panutannya selama ini. Karena dinilai orang yang sabar dan selalu memberikan nasehat kepada anak dan cucunya.

"Ya, almahumah adalah sosok yang paling baik dan sabar kepada anak, menantu dan cucu-cucunya. Itulah yang kami rasakan selama ini. Bahkan almarhumah sudah seperti orang tua sendiri, selalu mendukung kami selama ini," ujarnya.

Banyak kenangan indah bersama almarhumah, bahkan orang nomor satu di Kabupaten Bengkalis ini menilai kasih sayang, nasihat dan bimbingan yang diberikan mendiang selama hidup, sudah seperti orang tuanya sendiri.

Lebih lanjut, Kepala Daerah Bengkalis ini meminta doa dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, apabila semasa hidup mendiang pernah melakukan salah dan khilaf.

"Kami atas nama keluarga besar meminta doa seluruh lapisan masyarakat agar mendiang diterima di sisi Allah SWT. Apabila semasa hidup beliau punya salah dan khilaf mohon untuk dimaafkan," ucapnya.

Sedangkan Amril Mukminin yang menemani ibundanya selama di rumah sakit merasa terpukul atas kepergian ibunda tercintanya. Karena tidak ada yang dapat menggantikan sosok ibu dihatinya bersama keluarga besarnya.

"Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan diterima amal baiknya dan kami yang ditinggalkan tetap diberikan kesabaran," ucap Amril.

Sedangkan jasad ibunya, usai dikeluarlan dari RS Santa Maria Pekanbaru akan langsung dibawa ke Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, untuk disemayamkan dan di makamkan bersama di pemakaman umum di Kecamatan Pinggir.



Editor : Rinaldi
#suri tauladan #Berduka Cita #bupati kasmarni