BENGKALIS (RIAUPOS.CO)- Sektor perkebunan kelapa sawit masih jadi primadona di kalangan masyarakat petani di Kabupaten Bengkalis. Apalagi saat ini harga sawit selain fluktuatif namun cenderung stabil.
Makanya untuk pengembangan tanaman sawit, Dinas Perkebunan (Disbun) Bengkalis mengingatkan para petani dapat menggunakan bibit yang berkualitas serta bersertifikat.
“Karena tanaman ini jangka panjang, maka jangan sampai saat masa panen berlangsung malah tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan petani. Karena memilih bibit yang salah, maka kegagalan dalam produksi sangat merugikan petani,” ujar Kepala Disbun Bengkalis Mohammad Azmir, Senin (3/3).
Ia juga menyampaikan, persoalan peningkatan produksi perkebunan dan pertanian yang sudah dibahas dalam langkah-langkah implementasi visi dan misi dan program daerah 2025-2030, pihaknya memiliki 7 uraian tugas program prioritas.
Ia menyebutkan, termasuk penyelesaian data perkebunan, pengembangan dan penataan tanaman perkebunan sebagai bahan pangan berupa sagu dan aren.
Juga pengembangan perkebunan dengan penggunaan bibit unggul tanaman perkebunan yakni bibit bersertifikat.
“Makanya dalam pelaksanaan di lapangan, kita akan monitoring dan pengawasan harga jual komoditas perkebunan, pembinaan dan pengawasan usaha perkebunan,” ujarnya.
Azmir juga mengatakan, pihaknya akan memberikan stimulus ekonomi dan penyediaan sarana prasarana pendukung usaha perkebunan, serta peningkatan produktivitas tanaman perkebunan.(ksm)
Editor : Arif Oktafian