BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Objek wisata religi berupa Makam Datuk Gigi Putih di Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis kondisinya kini memprihatinkan.
Selain pintu gerbang masuk makam bersejarah ini, di bagian atapnya sudah roboh, juga di kompleks makam juga dipenuhi semak belukar dan tidak dibersihkan oleh pihak desa maupun instansi terkait.
"Seharusnya pemerintah desa, kecamatan, sampai Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Bengkalis, memperhatikan situs sejarah atau kawasan sejarah. Seperti wisata religi yang terdapat di dua kecamatan, yakni di Kecamatan Bandar Laksamana dan Kecamatan Bukit Batu," ujar Fahmi, warga Kecamatan Bandar Laksamana, Jumat (18/4/2025).
Ia menyebutkan, di kawasan sejarah Makam Datok Gigi Putih, terlihat makam tersebut tidak terawat sama sekali, sampai berserakan bangunan makamnya. Juga bangunan bagian atap makam sudah roboh hingga hampir sampai menimpa makam tersebut.
Hal ini kata Fahmi, dikarenakan kayu-kayu pada tiang bulat, untuk menahan seng pada makam pada lapok semua, bahkan batu nisan kedua makam yang terbungkus kain kuning sudah patah dan patahan batu nisan disandarkan di dinding makam.
"Tidak hanya itu pertama kita masuk saja, dari luar terlihat plat di atas sudah karatan tanda masuk wisata religi makam datok gigi putih juga telihat di aspal jalan masuk ke makam bekas tumpukan panen sawit, hingga sampai ke depan makam," ujar Fahmi salah seorang warga setempat.
Ia juga mengatakan, saat masuk akan bertemu bangunan makam pertama dan menuju ke makam sebelahnya jembatan, yang hanya kayu bulat dan batang pohon nibung sudah pula patah dan rapuh.
"Tentu kondisi ini sangat disayangkan sekali, aset sejarah seperti wisata religi yang ada tidak terawat dengan baik oleh instansi terkait atau pihak cagar budaya," keluhnya.
Terhadap persoalan itu, Kadiparbudpora Bengkalis Edy Sakura yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya tidak menjawab. Demikian juga melakukan pesan singkat WhatsApp-nya juga tidak membalas.
Sedangkan sekretaris Disparbupora Bengkalis Reza Syamsurizal yang dikonfirmasi menyebutkan, akan menyampikan ke bidang terkait. Namun kejelasan detailnya ia tidak memberikan penjelasan.
"Ya, nantik saya sampaikan ke bidang terkait, agar ditindaklanjuti," ucapnya.
Laporan Abu Kasim (Bengkalis)
Editor : M. Erizal