Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Panas Ekstrim, BPBD Deteksi Satu Titik Api

Abu Kasim • Rabu, 28 Mei 2025 | 16:40 WIB
Petugas BPBD Bengkalis memadamkan api yang membakar lahan milik masyarakat di jalan poros Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Ahad (25/5/2025) siang.
Petugas BPBD Bengkalis memadamkan api yang membakar lahan milik masyarakat di jalan poros Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Ahad (25/5/2025) siang.

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Kondisi cuaca panas yang ekstrim dalam sepekan terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis menemukan satu titik api (hotspot) di Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Selasa (27/5).

Sedangkan dua hari sebelumnya, petugas BPBD Bengkalis memadamkan kebakatan lahan di Jalan Poros Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis. Namun beruntung belasan petugas langsung berjibaku memadamkan korbaran api yang membakar semak belukar.

"Ya, secara umum tidak ada hotspot. Hanya saja ada titik api kecil di Desa Jangkang, namun Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan. Petugas masih melakukan pemantauan, baik di lokasi sebelumnya maupun lokasi lain, agar api tidak timbul kembali," ujar Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Bengkalis Drs H Arnizam Zainudin MSi, Selasa (27/5) sore.

Ia menyebutkan, kondisi panas yang terik selama beberapa hari ini, membuat suhu panas cukup tinggi, sehingga dapat memicu kebakaran sekecil apapun. Makanya masyarakat diharapkan tidak membakar lahan untuk kepentingan membuka kebun atau pertanian.

"Kami mengimbau agar selama kemarau dan cuaca ekstrim ini tidak bermain api sembarangan. Terutama bagi masyarakat yang mencari madu lebah atau pemancing ikan agar tidak membuang putung rokok yang masih menyala di lahan semak belukar yang mudah terbakar," harapnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, guna mengantisipasi timbulnya titik api, pada lokasi-lokasi yang dianggap rawan akan terjadinya kebakaran, petugas Babinsa Koramil 03/Mandau gencar melaksanakan patroli.

Babinsa Kodim 0303/Bengkalis, Koramil 03/Mandau melakukan patroli rutin secara berkala di daerah-daerah yang dianggap rawan akan terjadi kebakaran hutan.

Babinsa 03/Mandau Serma Agusliadi, Sertu AT Silaban, Kopda Yusup berpatroli di Desa Petani Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (27/5).

Patroli hot spot yang dilakukan bertujuan, untuk mendeteksi lebih awal jika ditemukan daerah atau wilayah yang terbakar pada wilayah binaannya.

"Ya, tujuan kita untuk memonitor kemungkinan timbulnya titik api atau hot spot di wilayah rawan kebakaran. Memantau aktivitas masyarakat dalam memanfaatkan hutan dan lahan. Makanya kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sembarangan," ujar Babinsa Serma Agusliadi.

Ia menyebutkan, tim bersama meninjau wilayah yang rawan dan dianggap penting, adalah untuk antisipasi agar kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini.

"Bagi masyarakat yang melihat, menyaksikan atau mengetahui adanya hotspot karhutla agar segera melapor. Agar dapat kita cegah sejak dini dan tidak merugikan masyarakat banyak," harapnya.

 

Editor : Rinaldi
#BPBD Bengkalis #panas ekstrem #hotspot