Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jaga Stabilitas Pasokan Pangan Jelang MTQ, Dipersiapkan Skema Penyeberangan Ro-Ro

Abu Kasim • Jumat, 13 Juni 2025 | 16:00 WIB
Kepala DKP Bengkalis Susy Hartati menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait membahas pasokan pangan selama MTQ Riau di Bengkalis di Aula Kantor DKP Bengkalis, Kamis (12/6/2025).
Kepala DKP Bengkalis Susy Hartati menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait membahas pasokan pangan selama MTQ Riau di Bengkalis di Aula Kantor DKP Bengkalis, Kamis (12/6/2025).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Guna memastikan kelancaran distribusi bahan pangan, khususnya sayuran, melalui jalur penyeberangan Ro-Ro Bengkalis menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-43 tingkat Provinsi Riau, Dinas Ketahanan Pangan (DKP)  menggelar rapat koordinasi lintas sektor,  Kamis (12/6/2025).

Rakor dipimpin Kepala Dinas Ketahanan Pangan Susy Hartati bersama perwakilan sejumlah OPD terkait, termasuk Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Bappeda, hingga vendor dan distributor pangan.

Kepala DKP Bengkalis Susy Hartati menyebutkan salah satu hasil rapat bahwa kendaraan pengangkut bahan pangan, terutama sayuran dari dan ke Pulau Bengkalis, akan diberikan prioritas dalam jadwal penyeberangan Ro-Ro baik di Pelabuhan Sei Selari maupun Air Putih. Kebijakan ini merupakan langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan kebutuhan pangan selama MTQ berlangsung.

 Baca Juga: Dihantam Ombak Besar, Kapal Ferry Tujuan Malaka Putar Balik

Untuk mendukung operasional, disiapkan lima armada kapal Ro-Ro, dengan rincian tiga armada untuk penyeberangan reguler dan dua unit lainnya khusus untuk pejalan kaki. Namun, satu kapal akan disediakan khusus untuk Forkopimda Riau pada hari pelaksanaan kegiatan.

Kendaraan angkutan pangan tetap diwajibkan mengikuti aturan tonase maksimal 8 ton sesuai Perbup Bengkalis Tahun 2011. Larangan modifikasi kendaraan, seperti penambahan dimensi, juga ditegaskan guna menghindari pelanggaran ODOL (Over Dimension Over Load).

"Kami juga menekankan pentingnya sosialisasi intensif kepada masyarakat melalui berbagai media, termasuk spanduk, digital, dan stiker kendaraan. Hal ini bertujuan agar masyarakat memahami pentingnya kelancaran distribusi pangan serta mendukung implementasi kebijakan," jelasnya.

 Baca Juga: Bupati Suhardiman Amby Lantik Mahviyen Trikon Putra Jadi Kadis Dukcapil Defenitif

Sembari menunggu pengesahan aturan dalam bentuk Perbup atau Perda, solusi sementara yang akan diterapkan yaitu pemasangan spanduk identifikasi pada armada pengangkut sayur, penyusunan barcode kendaraan, serta pengaktifan grup komunikasi digital untuk mempermudah koordinasi lintas OPD dan pelaku distribusi.

Adapun rencana spanduk identitas kendaraan bertuliskan “Angkutan Bahan Pangan yang Mudah Busuk (Perishable Foods)” sebagai penanda khusus bagi kendaraan prioritas yang akan melintas selama masa pelaksanaan MTQ.

 Baca Juga: Razia Blok Hunian, Petugas Lapas Kelas IIA Bengkalis Temukan Barang Terlarang

"Kebijakan ini kita harapkan menjadi tonggak awal terbentuknya sistem distribusi pangan yang adaptif, efisien, dan berkeadilan, khususnya di tengah event besar seperti MTQ Provinsi Riau," jelasnya.(ksm)

 

 

 

Editor : Edwar Yaman
#Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkalis #Susy Hartati #Penyeberangan Ro Ro #Jaga Stabilitas Pasokan Pangan #Skema Penyeberangan Ro Ro