BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Kondisi akhir pekan, arus lalu lintas di penyeberangan Ro-Ro Air Putih Bengkalis menuju ke Dermaga Roll on Roll off (Ro-Ro) Sei Selari-Pakning masih panjang. Kondisi ini terjadi sejak Jumat dan Sabtu (11-12/7) mulai siang sampai malam hari. Diperkirakan ada dua faktor penyebab panjangnya antrean ini. Pertama karena musim durian di Bengkalis dan selanjutnya berakhirnya masa liburan sekolah.
Ratusan kendaraan bermotor seperti mobil menumpuk di jalur antrean di dermaga Ro-Ro Air Putih Bengkalis. Bahkan antrean panjang mobil terjadi dari pintu masuk pembelian tiket sampai ke arah pintu keluar di depan APMS Air Putih, Bengkalis.
“Ya, dari kemarin lagi macet dan antrean panjang di Dermaga Ro-Ro Air Putih Bengkalis. Kita tak tahu apa
masalah antrean panjang sampai mengular seperti ini,” ujar Andi, salah seorang penumpang kapal ro-ro di Dermaga Ro-Ro Air Putih Bengkalis, Sabtu (12/7).
Ia menyebutkan sudah mengantre sejak subuh, tapi sampai siang belum juga bisa menyeberang. Ingin sampai cepat ke Pekanbaru, tapi ia malah terjebak macet di Dermaga Ro-Ro Air Putih Bengkalis.
Terhadap kondisi itu, Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Edi Setiawan menyampaikan, bahwa hingga saat ini belum ada rapat teknis lanjutan terkait hasil pertemuan sebelumnya bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau di Bengkalis.
“Untuk rapat teknis, masing-masing instansi masih memiliki kesibukan. Kadishub masih di Jakarta, saya juga sedang berada di Jakarta. Rencananya, rapat teknis bisa dilaksanakan hari Senin atau Selasa pekan depan,” ujarnya.
Sementara itu, ia juga menyampaikan bahwa KSOP Tanjung Buton telah melakukan kampanye keselamatan di lapangan sekitar dua hingga tiga hari lalu bersama timnya. Terkait kondisi penyeberangan Roro saat ini, Edi menyebutkan antrean masih terjadi terutama di Pelabuhan Roro Air Putih. Sedangkan di Pelabuhan Sungai Selari, kendaraan yang datang dapat langsung diseberangkan.
“Pengguna jasa meningkat, kemungkinan karena musim durian. Saat ini ada empat kapal yang beroperasi,” ujar Edi.
Namun demikian, pada tanggal 17 Juli 2025, kapal Swarna Putri akan memasuki masa docking. Setelah itu, hanya tiga kapal yang akan tetap beroperasi, yaitu KMP Bahari, KMP Permata Lestari 3, dan Swarna Begawan, dengan proses perpanjangan izin masih berlangsung.
“Kondisi operasional akan tetap stabil meskipun tinggal tiga kapal, karena Permata Lestari 3 masih bisa diperpanjang hingga Agustus,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan, bahwa antrean panjang di Air Putih masih didominasi oleh kendaraan pengangkut sawit yang umumnya tiba sore hari.
“Yang banyak tertinggal adalah mobil sawit yang datang pukul tiga sore ke atas, sehingga baru bisa diberangkatkan keesokan paginya,” ujar Edi.
Ia menyebutkan, Dishub Bengkalis juga memprediksi akan ada lonjakan penumpang menjelang akhir libur sekolah, terutama karena siswa SD dan SMP masih libur, sementara tingkat SMA sudah mulai masuk sekolah.(ksm)
Editor : Bayu Saputra