Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Lahan Warga di Desa Senggoro Bengkalis Terbakar, Cuaca Panas dan Angin Kencang Membuat Api Menjalar

Abu Kasim • Minggu, 20 Juli 2025 | 14:07 WIB
MPA Senggoro dan Polsek Bengkalis, Babinsa Koramil 01 Bengkalis dan Damkar Bengkalis melakukan pendinginan lokasi kebakaran di Jalan Pramuka Gg Perhubugan Dusun 3 Desa Senggoro, Ahad (20/7/2025).
MPA Senggoro dan Polsek Bengkalis, Babinsa Koramil 01 Bengkalis dan Damkar Bengkalis melakukan pendinginan lokasi kebakaran di Jalan Pramuka Gg Perhubugan Dusun 3 Desa Senggoro, Ahad (20/7/2025).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Kondisi cuaca ekstrem menimbulkan kebakaran lahan milik warga di Jalan Pramuka Gang Perhubungan Dusun 3 Desa Senggoro, Bengkalis. Tiupan angin kencang membuat kebakaran lahan seluas 1/2 hektare tak mampu dikendalikan oleh petugas pemadam gabung, Ahad (20/7/2025).

Kondisi cuaca saat itu panas dengan suhu mencapai 33,15 derajat Celsius dan angin bertiup sedang, membuat lahan yang terbakar berupa semak belukar dan tanah gambut, dengan ketebalan gambut yang signifikan menimbulkan kepulan asap pekat.

Dari informasi di lapangan, pertama kali kejadian kebakaran ini di kebun pinang pemilik warga Gang Barokah Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis dan menjalar ke kebun di sekitarnya.

Namun kolaborasi antara Pemerintah Desa Senggoro, Bhabinkamtibmas Polsek Bengkalis, Bhabinsa Koramil 01/Bengkalis, dan Masyarakat Peduli Bencana (MPB) Desa Senggoro, dapat menangani kebakaran secara efektif dan mengurangi dampak negatifnya dari dampak kebakaran tersebut.

Bhabinkamtibmas Desa Senggoro, Aipda Hamdani dan Bhabinsa Sertu Mustaqim secara aktif mengimbau, masyarakat untuk tidak membuka kebun dengan cara membakar atau memerun.

"Kita menekankan pentingnya menjaga lingkungan, terutama saat musim kemarau, dan menyoroti kesulitan dalam memadamkan kebakaran lahan karena akses lokasi yang sulit," ujarnya.

Ia mengharapkan, dengan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, hendaknya dapat mencegah kebakaran lahan dan menciptakan lingkungan yang aman dan lestari.

Sementara itu, Pj Kepala Desa Semggoro Muslimin menjelaskan, bahwa pemadaman kebakaran lahan telah dilakukan beberapa kali di area yang sama, yaitu pada 2 Juni 2025, 15 Juni 2025, 29 Juni 2025, dan 9 Juli 2025. Namun, api kembali muncul pada 17 Juli 2025, dan meluas ke rumah warga Desa Air Putih.

"Melalui Masyarakat Peduli Bencana (MPB) Senggoro berkoordinasi dengan Babinsa, dan Babinkamtibmas, respon cepat dari Bhabinsa dan Babinkamtibmas langsung menyuruh mengambil mesin milik Koramil 01 Bengkalis." jelasnya.

Ia menyebutkan, hingga Sabtu (19/7/2025) malam, MPB Senggoro, babinkamtibmas, Babinsa dan Pihak Polsek Bengkalis melakukan pemadaman, karena musim kemarau yang menyebabkan kekurangan air menjadi tantangan dalam proses pemadaman.

"Tim pemadam berupaya untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah kerusakan lebih lanjut, MpB Senggoro besok Minggu (20/7/2025) masih melakukan pemadaman lanjutan," jelasnya.

Saat kebakaran meluas, penting untuk mengidentifikasi pemilik lahan yang terdampak. Data pemilik lahan diperlukan untuk berbagai keperluan, termasuk upaya pemadaman, penanggulangan dampak, dan penegakan hukum jika kebakaran disebabkan oleh kelalaian atau kesengajaan.

"Jadi memahami kepemilikan lahan juga krusial dalam mencegah kebakaran lebih lanjut, terutama jika lahan tersebut berpotensi mudah terbakar," jelasnya.

Laporan Abu Kasim (Bengkalis)

Editor : M. Erizal
#cuaca ekstrem #lahan terbakar #kebakaran lahan #karhutla bengkalis