BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Rencana aksi damai yang akan digelar oleh Gabungan Ormas Lembaga Adat (GOLA) terhadap PT Elnusa, terkait tuntutan penempatan tenaga kerja (naker) lokal, akhirnya dapat diredam oleh Polsek Mandau dengan menggelar mediasi.
Pertemuan mediasi yang diadakan di salah satu kafe di Jalan Mawar, Kecamatan Mandau dihadiri oleh perwakilan GOLA serta pihak manajemen PT Elnusa, Kamis (24/7/2025).
Kapolsek Mandau Kompol Primadona didampingi Kanit Intelkam AKP Belfrit Silalahi, yang memimpin langsung proses mediasi, kedua pihak sepakat untuk menjaga dan mengamankan, sambil menunggu tindak lanjut dari pihak manajemen pusat PT Elnusa atas beberapa poin yang disampaikan GOLA.
Perwakilan GOLA, Amris Sholihan, menjelaskan, bahwa kegagalan telah tiga kali menyurati PT Elnusa untuk bersilaturahmi di Gedung LAMR Mandau, namun tidak mendapat jawaban.
“Terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah mempertemukan kedua belah pihak melalui mediasi yang damai dan santun," ujar Amris.
Senada dengan itu, Hulubalang Tameng Adat Mandau, Handana juga menyampaikan, rasa kecewanya terhadap sikap perusahaan yang dinilai kurang menghargai undangan dari masyarakat adat.
“Kedepan kami harap komunikasi antara perusahaan dan lembaga adat dapat terjalin lebih baik,” harap Handana.
Sementara itu, perwakilan PT Elnusa, Jeri selaku kepala gudang wilayah Duri menyampaikan, permohonan maaf dan menjelaskan bahwa ia akan menyampaikan hasil mediasi kepada manajemen pusat.
Ia menegaskan bahwa PT Elnusa adalah perusahaan BUMN yang terikat dengan berbagai regulasi dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.
Sedangkan Kapolsek Mandau Kompol Primadona juga mengimbau, kedua belah pihak untuk menjaga komunikasi yang baik dan kondusif.
“Bahwa keamanan dan perdamaian masyarakat (kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama, dan dengan dialog yang terbuka, semua persoalan akan dapat diselesaikan dengan bijak,” harap Kapolsek.
Laporan Abu Kasim (Bengkalis)
Editor : M. Erizal