Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Laksamana Raja Di Laut Jadi Simbol Semangat Kepahlawanan dan Pelestarian Warisan Sejarah

Abu Kasim • Kamis, 31 Juli 2025 | 18:30 WIB
Wabup Bengkalis Bagus Santoso melakukan ziarah makam Datuk Laksamana Raja di Laut di kompleks Masjid Jami
Wabup Bengkalis Bagus Santoso melakukan ziarah makam Datuk Laksamana Raja di Laut di kompleks Masjid Jami

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) -- Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-513 Bengkalis, melakukan dengan cara ziarah ke makam pahlawan yang ada di Pulau Bengkalis maupun makam Datuk Laksamana Raja di Laut IV, Datuk Ali Akbar bin Datuk Abdullah Saleh (Datuk Laksamana Raja Dilaut III), yang terletak di Masjid Jami' Al Haq, Desa Sukajadi, Kecamatan Bukit Batu, Kamis (31/7/2025).

Ziarah ini menjadi momentum penting, untuk mengenang jasa perjuangan tokoh maritim legendaris, yang memiliki peran besar dalam sejarah Bengkalis. Ziarah tersebut tidak hanya menjadi ajang penghormatan, tetapi juga seruan untuk menanamkan kembali semangat kepahlawanan, nasionalisme, dan cinta tanah air di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Sebelum melaksanakan ziarah, Wabup Bagus Santoso mengajak seluruh masyarakat khususnya generasi muda, untuk tidak melupakan sejarah dan jasa besar Datuk Laksamana sebagai tokoh maritim yang berjasa melawan penjajah dan lanun demi mempertahankan wilayah pesisir.

"Tonggak sejarah lahirnya Bengkalis hingga berusia 513 tahun ini tidak lepas dari peran besar Datuk Laksamana Raja Di Laut. Jiwa kepahlawanannya patut menjadi inspirasi kita semua untuk terus menanamkan semangat cinta tanah air dan pantang menyerah," jelas Bagus.

Momentum ziarah ini katanya lagi, tidak hanya sebagai bentuk penghormatan melalui doa, namun juga sebagai upaya meneladani nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan Datuk Laksamana. Nilai-nilai ini penting diwariskan kepada generasi penerus dalam membangun Bengkalis yang bermarwah, maju, dan sejahtera.

Wabup Bagus Santoso yang bergelar Datuk Timbalan Seri Setia Amanah ini juga menegaskan, bahwa sejarah perjuangan Datuk Laksamana tidak boleh dilupakan begitu saja. Tokoh ini dikenal sebagai penguasa laut yang gigih melawan penjajah dan lanun demi menjaga kehormatan dan kedaulatan negeri.

"Jasa beliau sangatlah besar terhadap negeri ini, dan keberanian serta semangatnya harus menjadi motivasi bagi kita semua," ucap Bagus.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis, untuk menjaga dan mengembangkan situs sejarah ini sebagai kawasan wisata budaya dan religi yang berkelanjutan, terutama terhadap akses menuju Makam Datuk Laksamana I dan II.

"Kami, pasangan KBS, Kasmarni dan Bagus Santoso, berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan kawasan sejarah Datuk Laksamana ini. Kami ingin menjadikannya sebagai pusat edukasi, kebudayaan dan pariwisata yang terus hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat," tegasnya.

Ia juga mengajak ahli waris dan seluruh pihak terkait untuk bersinergi dalam merawat warisan sejarah ini agar tetap menjadi identitas daerah dan sumber kebanggaan bagi Bengkalis.

"Melalui pelestarian yang efektif dan kolaboratif, warisan sejarah ini akan tetap hidup dan menjadi kekuatan besar dalam membangun kejayaan daerah yang unggul di Indonesia," ujar Wabup Bagus.

Ziarah ke makam Datuk Laksamana ini menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bengkalis yang ke-513 tahun, yang bertujuan memperkuat jati diri daerah dan semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

 

Editor : Rinaldi
#wabup bagus santoso #hari jadi bengkalis #warisan sejarah budaya #laksamana raja di laut