BENGKALIS (RIAUPOS .CO) -- Keberadaan media massa dan elektronik, sangat membantu penyebaran informasi di Lapas Kelas IIA Bengkalis. Karena dari jumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang mencapai 1832 orang, dinilai sangat sulit untuk melakukan pengawasan dan pembinaan tanpa dukungan semua pihak.
"Jadi media massa merupakan mitra terbaik kami dan mitra yang sangat strategis dalam menyebarkan informasi yang benar dan berimbang, sehingga dapat diterima masyarakat dengan utuh," jelas Kepala Lapas Bengkalis Kriston Napitupulu usai menghadiri coffee morning bersama Media Partner Lapas di Café El Pali Bengkalis, Sabtu (9/8/2025).
Acara ini dihadiri puluhan wartawan media cetak dan online, juga dihadiri Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Bengkalis Diasta Krismayandi serta pejabat struktural lainnya.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban ini, bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Lapas dan media massa.
Kalapas Bengkalis Kriston Napitupulu menyampaikan, apresiasi atas peran media sebagai mitra strategis dalam menyebarkan informasi yang benar dan berimbang terkait pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Salah satu topik yang dibahas adalah capaian program pembinaan di Lapas Bengkalis, termasuk rencana pemberian remisi dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
"Kami mengusulkan 1.257 narapidana untuk memperoleh Remisi Umum dan 1.396 narapidana untuk Remisi Dasawarsa tahun 2025. Usulan kita harapkan dapat memotivasi WBP untuk terus berperilaku baik, sekaligus membantu mengurangi tingkat hunian yang melebihi kapasitas," jelasnya.
Kalapas Bengkalis menegaskan, Coffee Morning ini bukan hanya ajang bertukar informasi, tetapi juga sarana menyamakan persepsi antara pihak Lapas dan media dalam pemberitaan yang membangun.
"Kami ingin hubungan ini terus terjaga sehingga pesan pembinaan, pelayanan, dan pemasyarakatan yang kami lakukan tersampaikan dengan tepat kepada masyarakat," jelas Kriston Napitupulu.
Editor : Rinaldi