BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Dalam pemberdayaan dan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang ada di setiap desa, operasionalnya dengan menjalankan usaha sesuai gerai yang dimiliki secara terpusat dan memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dan hajat hidupnya.
"Gerai koperasi ini nantinya terdapat perkantoran koperasi, gerai sembako, gerai simpan pinjam, klinik, apotek, pergudangan dan logistik, dan gerai lainnya sesuai potensi lokal setempat," ujar Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bengkalis, Ismail usai menghadiri Rakor di Kecamatan Talang Muandau di Aula Kantor Camat Talang Muandau akhir pekan ini
Dalam rakor tersebut, seluruh KDKMP di Kecamatan Talang Muandau menyatakan, kesiapannya untuk beroperasional secara penuh.
Saat ini KDM se Kecamatan Talang Muandau, sebagian sudah menjalankan usaha dan ada juga yang sedang mempersiapkan kelengkapan untuk bermitra dengan BUMN antara lain Bulog, ID Food, Pupuk Indonesia, dan Pertamina Patra Niaga.
Ismail mengatakan, KDKMP harus segera menjalankan usahanya, dengan modal berasal dari modal sendiri atau memanfaatkan pembiayaan pinjaman Bank Himbara.
"Syarat utama mendapatkan pembiayaan tersebut yakni dengan terdata di Simkopdes. Dinas koperasi akan terus memberikan pembinaan dan pendampingan untuk dapat menjalankan usahanya," ujarnya.
Sementara itu Camat Talang Muandau Risky Afriandy menyatakan, akan turun ke desa untuk memastikan semua KDKMP di wilayahnya memperoleh dukungan dari desa agar secepat mungkin bisa beroperasional.
"Mari kita optimalkan potensi kemitraan dengan BUMN mendukung operasional KDKMP yang ada di Kecamatan Talang Muandau," ujar Risky. (ksm)
Editor : M. Erizal