Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pengurus Hock Hian Kiong Berharap Hibah Lahan Kelenteng untuk Bangun Sekolah Buddhis

Abu Kasim • Selasa, 30 September 2025 | 18:30 WIB
Pengurus Kelenteng Hock Hian Kiong, Kecamatan Bukit Batu melakukan audiensi bersama Bupati Bengkalis Kasmarni di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Senin (29/9/2025).
Pengurus Kelenteng Hock Hian Kiong, Kecamatan Bukit Batu melakukan audiensi bersama Bupati Bengkalis Kasmarni di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Senin (29/9/2025).

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Para tokoh Tionghoa atau perwakilan pengurus Kelenteng Hock Hian Kiong, Kecamatan Bukit Batu menggelar audiensi bersama Bupati Bengkalis Kasmarni di Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Senin (29/9/2025).

Kedatangan para tokoh kelenteng ini, dipimpin oleh Ruby Handoko alias Akok dan didampingi Anggota DPRD Bengkalis (Dapil Bukit Batu, Siak Kecil dan Bandar Laksamana), Cecep Kurniawan. Kehadiran rombongan ini disambut hangat Bupati Bengkalis Kasmarni, dan mendengarkan harapan dari pengurus Kelenteng Hock Hian Kiong.

Akok sebagai juru bicara dalam audiensi itu menyampaikan, bahwa silaturahmi ini bermaksud menyampaikan harapan warga Tionghoa Bukit Batu agar lahan di Kelenteng Hock Hian Kiong, yang saat ini berdiri di lahan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dapat dihibahkan.

 Baca Juga: Bawa Lima Paket Sabu, Pria di Desa Danau Lancang Ini Ditangkap Polisi di Rumahnya

Kemudian Ia juga menyampaikan, harapan warga Tionghoa dan pengurus Kelenteng Hock Hian Kiong, agar di sisi kiri kelenteng atau sisi kanan akses keluar kendaraan dari Ro-Ro Sungai Pakning saat ini sebagai salah satu aset pemerintah daerah itu, dapat di manfaatkan oleh warga Tionghoa untuk membangun kompleks Sekolah Buddhis.

Menanggapi itu, Bupati Kasmarni memastikan, Pemkab Bengkalis tetap akan menjaga keberadaan Kelenteng Hock Hian Kiong. Tidak akan mengusiknya walau di sekitar kelenteng tersebut akan dilakukan pengembangan dan pembangunan fasilitas pelayanan publik.

“Kami pastikan eksistensi kelenteng tersebut tetap dapat digunakan sebagai tempat ibadah. Agar tidak muncul persoalan di kemudian hari, kami akan menghibahkan tanah. Jadi tak perlu khawatir,” harap Bupati Kasmarni.

Bupati Kasmarni minta, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang diwakili Kabid Aset, Ikramudin untuk segera menyelesaikan proses administrasinya sesuai peraturan perundang-undangan.

Ia juga minta kepada Kabid Aset Ikramudin mengupayakan agar sebelum tahun 2025 berakhir, proses hibah tersebut kelar. Kemudian, terhadap harapan ingin membangun komplek Sekolah Buddhis, Bupati Kasmarni mengungkapkan bahwa pada prinsipnya Pemerintah Kabupaten Bengkalis sangat mendukung apa yang dicanangkan oleh warga Tionghoa Bukit Batu, khususnya Kelenteng Hock Hian Kiong.

Namun, aset lahan tersebut sudah masuk di master plan Dinas Perhubungan untuk melakukan peluasan area pelabuhan RoRo Sungai Pakning, sebagai akses pintu masuk dari jalan utama.

 Baca Juga: 2026, Dana Transfer Pusat ke Kuansing Berkurang Rp200 Miliar, Efisiensi Masih Berlanjut

"Kita tidak bermaksud menghambat, tetapi aset yang dimiliki itu akan kita manfaatkan, sehingga apa yang menjadi harapan Pengurus Kelenteng Hock Hian Kiong ini sepertinya belum dapat kita akomodir," ujar Bupati Bengkalis Kasmarni.

Kendati demikian, Bupati Kasmarni mengusulkan agar harapan warga Tionghoa ini untuk membangun sekolah yang tetap satu komplek dengan kelenteng, melihat sisi kanan kelenteng. Karena kawasan tersebut masih aset milik Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

"Ya, karena di sisi kanan kelenteng itu masih aset daerah, lakukan koordinasi secara teknis dengan BPKAD Bidang Aset. Apakah lahan itu akan dimanfaatkan untuk memenuhi harapan Pengurus Kelenteng yang menginginkan membangun sekolah dalam satu komplek," jelas Bupati Bengkalis Kasmarni.(ksm)

 

Editor : Edwar Yaman
#Kelenteng Hock Hian Kiong #bupati bengkalis #warga tionghoa #kasmarni