BUKIT BATU (RIAUPOS .CO) - Rumah Budaya Kacip Tembaga, lembaga yang konsisten menapaki jejak pelestarian adat dan kesenian Melayu Riau, akan menggelar helat akbar Pekan Seni Budaya Negeri Laksamana Jilid III.
Kegiatan ini akan digelar dengan meriah dan dipusatkan di Lapangan Tomong, Desa Sejangat, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis pada, 6 hingga 9 Desember 2025 mendatang.
Dewan Penasihat sekaligus Dewan Pengarah Rumah Budaya Kacip Tembaga, Ridho Fatwandi, MSi menegaskan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial tahunan, melainkan bentuk nyata komitmen menjaga dan merawat khasanah seni dan budaya Melayu agar terus hidup di tengah arus modernisasi.
“Kami tidak main-main dalam menjaga warisan budaya Melayu. Pekan Seni Budaya Negeri Laksamana bukan hanya sebuah panggung hiburan, tetapi momentum untuk meneguhkan jati diri kita sebagai orang Melayu. Ini tentang warisan, tentang identitas, dan tentang kebanggaan,” ujar Ridho, Rabu (29/10/2025).
Ia didampingi Ketua Umum Rumah Budaya Kacip Tembaga Erwin, Sekretaris Supriandi alias Dedek Minah, Bendahara Wawan Irnawan alias Bob dan anggota Dewan Penasehat Beny Setiawan alias Iben.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi ikon yang merepresentasikan semangat masyarakat Bukit Batu dan sekitarnya dalam menghidupkan nilai-nilai tradisi. Ia juga mengajak semua pihak — mulai dari pemerintah, perusahaan BUMN/BUMD, pihak swasta, akademisi, hingga tokoh masyarakat — untuk turut serta berkolaborasi menjaga warisan budaya ini.
“Kami ingin merangkul semua yang punya pemikiran sama: bahwa budaya Melayu harus terus bernapas. Kita rawat bersama agar tetap hidup di hati generasi muda,” jelasnya.
Tak hanya menghadirkan suguhan seni yang memanjakan mata, helat akbar ini nantinya juga sarat nilai edukatif. Beragam lomba akan digelar, seperti Langgam Melayu, Zapin, Teater/Drama Melayu, hingga Lomba Layang-Layang Waw yang semuanya menggambarkan kekayaan ekspresi budaya masyarakat pesisir.
Yang tak kalah menarik, panitia juga menyiapkan seminar dan workshop budaya khusus bagi pelajar dan mahasiswa, dengan tema seputar adat, bahasa, dan nilai-nilai Melayu. Para Dewan Penasehat Rumah Budaya Kacip Tembaga akan langsung tampil sebagai narasumber, berbagi pengalaman dan ilmu tentang seni tradisi kepada generasi muda.
Rumah Budaya Kacip Tembaga yang berpusat di Sungai Pakning ini dikenal sebagai wadah yang menampung berbagai pegiat seni dan budayawan Riau. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Erwin Syah Putra, S.Psi, lembaga ini terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga identitas Melayu melalui kegiatan nyata dan berkelanjutan.
Struktur kepengurusan yang solid, Wakil Ketua Andhika, Sekretaris Supriandi, S.Pd, dan Bendahara Wawan Irnawan, SE, dibimbing oleh para budayawan dan seniman ternama asal Riau seperti Ridho Fatwandi, Zalfandri Zainal (Mat Rock Sejangat), Jefri Al Malay, Beny Setiawan, dan Erik menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan menjadi roh utama dari setiap kegiatan.
Helat ini diyakini akan menjadi salah satu event budaya terbesar di Kabupaten Bengkalis menjelang akhir tahun. Selain menjadi ajang nostalgia dan silaturahmi para pegiat seni, Pekan Seni Budaya Negeri Laksamana juga diharapkan menjadi destinasi budaya yang menarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
“Mari sama-sama kita saksikan dan ramaikan. Budaya tidak bisa dijaga oleh satu orang, tapi oleh hati yang sama — hati yang mencintai tanah dan warisannya,” ujar Ridho.(ksm)
Editor : Edwar Yaman